Pemprov Sulteng Buka Peluang Investasi di Berbagai Sektor

  • 17 Sep 2026 12:55 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah membuka peluang investasi di berbagai sektor sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih luas dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny Arniwaty Lamadjido mengatakan, pemerintah daerah siap membangun kolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dalam mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki Sulawesi Tengah.

"Bahwa kami Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sangat menghargai dan siap berkolaborasi dengan Kadin Pusat maupun Kadin Provinsi Sulawesi Tengah," kata Reny saat menghadiri pelantikan pengurus Kadin Sulteng periode 2026–2031 di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Kota Palu, Rabu, 16 September 2026.

Reny menyebut potensi ekonomi Sulawesi Tengah tidak hanya berada pada sektor pertambangan. Menurutnya, sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan melalui investasi.

Pemerintah daerah, lanjutnya, juga tengah menyiapkan sejumlah program pengembangan ekonomi, salah satunya pencetakan 3.000 hektare sawah dengan pendekatan pertanian modern.

"Jadi, dulunya dalam satu cetak sawah hanya bisa 4 ha. Tapi sekarang bisa sampai 12 ton dalam 1 ha. Dan insyaallah nanti Provinsi Sulawesi Tengah ini juga akan jadi lumbung pangan, lumbung padi," ujarnya.

Selain itu, di sector perkebunan, ia menyebut komoditas durian memiliki peluang yang besar. Tercatat dalam sehari daerah ini mampu mengekspor 17 container atau 4.077 ton durian beku dengan nilai mencapai Rp 42 miliar.

"Nah, ini yang mesti kita berkolaborasi dengan Kadin. Selain nikel dan lain-lain, kita juga harus berarah perkebunan dan pertanian serta perikanan. Kami banyak punya rumput laut, siapa tau ada investor yang mau masuk silahkan," sebut dia.

Reny menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap investor yang ingin mengembangkan usaha di Sulawesi Tengah selama kegiatan investasi dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi penting untuk mengoptimalkan berbagai potensi daerah sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Reny juga berharap kepengurusan Kadin Sulteng yang baru ini dapat menjadi mitra pemerintah dalam memperkuat investasi dan pengembangan dunia usaha melalui kolaborasi yang dapat menghasilkan prestasi bagi daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....