Wagub: Seluruh Program Berani Telah Sentuh Masyarakat Donggala
- 14 Agt 2026 12:07 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Reny Arniwaty Lamadjido menyebut seluruh program prioritas 9 Berani telah direalisasikan di Kabupaten Donggala dan manfaatnya telah dirasakan masyarakat.
“Dengan sembilan berani, tidak ada Kabupaten Donggala yang tidak bangkit. Semua sembilan berani kami berikan kepada Kabupaten Donggala,” kata Reny saat menghadiri acara syukuran peringatan HUT ke-74 Kabupaten Donggala di Kantor Bupati Donggala, Banawa, Rabu, 12 Agustus 2026.
Reny mengatakan, melalui program Berani Cerdas, sebanyak 2.421 mahasiswa asal Donggala telah menerima beasiswa dan bantuan biaya pendidikan. Selain itu, 826 siswa dari keluarga kurang mampu mendapatkan bantuan perlengkapan sekolah dan tujuh guru memperoleh beasiswa untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana.
"Kemudian dalam berani sehat ini yang sudah kita bantu adalah 2.632 masyarakat atau dengan capaian 98,40 persen," ujar dia.
Pada program Berani Lancar, pemerintah provinsi telah merealisasikan pembangunan dan pemeliharaan jalan sepanjang 12,1 kilometer. Reny menyebut capaian program tersebut telah mencapai 100 persen.
Selanjutnya, melalui Berani Menyala, jaringan internet telah dipasang di lima SMA/SMK di Kabupaten Donggala dengan capaian 100 persen. Program tersebut juga mencakup pemasangan 19 unit Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) serta sambungan listrik baru.
"Dalam berani makmur, program cetak sawah baru telah terealisasi sebesar 80 unit dengan capaian 100 persen dan dalam berani sejahtera, kami juga melakukan bedah rumah tidak layak huni," kata dia.
Untuk bedah rumah tidak layak huni dalam program Berani Sejahtera, ia mengatakan telah terealisasi 100 persen dengan menyasar 94 unit rumah warga dan merupakan terbanyak untuk seluruh kabupaten/kota di Sulteng. Adapun untuk program ini menelan biaya hingga Rp 1,7 miliar.
Sementara itu, Reny melanjutkan, telah terealisasi juga Berani Berkah di mana sebanyak 18 rumah ibadah dan lembaga keagamaan mendapatkan dukungan perbaikan sarana dan prasarana keagamaan. Untuk program ini disebut memakan anggaran hingga Rp 1 miliar.
"Dan dalam berani harmoni, kita terus memperkuat ekonomi kreatif dan pariwisata Donggala, termasuk tenun khas Donggala yang kita patut (telah promosikan) pada saat acara Festival Buya Subi tahun 2026," tuturnya.
Reny menegaskan, berbagai capaian tersebut tidak hanya merupakan hasil kerja Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, tetapi juga didukung oleh sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Donggala dan berbagai elemen masyarakat.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan program prioritas pemerintah provinsi dapat menjangkau masyarakat dan memberikan manfaat nyata di daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....