Dukung Pemberantasan TB, PTS dan PTN se-Sulteng Launching Berani Magaya

  • 22 Agt 2026 17:13 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Memperingati momen Dies Natalis ke-9, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tadulako menggelar pekan akademik dimana puncak kegiatan dilakukan Launching gerakan Berani Magaya atau Berantas Infeksi TB, Mahasiswa Jaga dan Sayang Keluarga yang juga melibatkan PTN dan PTS se-Sulawesi Tengah. Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Auditorium Untad, Sabtu, 22 Agustus 2026, dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Wakil Menteri Kesehatan RI dan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi dan Saintek RI.

Wakil Menteri Kesehatan RI dr. Benjamin Paulus Octavianus, memberi apresiasi atas komitmen Untad dalam memberantas penyakit Tuberkolosis di Indonesia umumnya dan di Sulawesi Tengah khususnya. Menurutnya peran semua pihak sangat dibutuhkan tidak hanya memberantas penyakit TB tetapi juga memberi dukungan bagi masyarakat yang positif TB.

"Jadi yang kita berantas itu infeksi TBnya, bukan menjauhi penderitanya. Saya berharap kita semua bisa memberi dukungan buat mereka agar semangat sembuh, karena ini bisa sembuh tapi membutuhkan kedisiplinan pasien dan dukungan keluarga serta lingkungan sekitarnya," jelasnya.

Dalam paparannya Wamen Kesehatan RI juga menyampaikan hinggga saat ini Indonesia juga masih membutuhkan tenaga kesehatan, tak terkecuali Ahli Gizi yang diakui masih belum mampu memenuhi kebutuhan dalam melakukan pendampingan bagi masyarakat. Menyadari hal ini dirinya berharap seluruh perguruan tinggi dapat menambah kuota penerimaan mahasiswa jurusan Ahli Gizi.

"Sekarang pemerintah fokus dalam peningkatan kualitas SDM masyarakat melalui perbaikan Gizi anak-anak kita. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimana disetiap SPPGnya itu pasti ada ahli Gizi. Karena itu kami berharap Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasta bisa melahirkan ahli gizi yang berkualitas, " harapnya.

Pada kesempatan yang sama Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar ST., M.T., mengatakan Universitas Tadulako melalui Fakultas Kesehatan Masyarakat terus berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan pengabdian yang dilakukan diantaranya KKN uang berdampak. Ditambahkan launching gerakan Berani Magaya menjadi salah satu bentuk dukungan UNTAD dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.

"Universitas Tadulako terus menjaga komitmennya dalam mendukung berbagai program pemerintah baik pusat maupun daerah sebagai wujud Kampus Berdampak. Launching Gerakan Berani Magaya merupakan bagian dari komitmen kami mewujudkan Indonesia sehat dan bebas dari penyakit TB," terang Rektor.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid menyampaikan peningkatan kualitas kesehatan menjadi orogram unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui program Berani Sehat. Ditambahkan Program Berani sehat memberikan jaminan layanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat yang ber-KTP Sulawesi Tengah di setiap Fasilitas kesehatan di daerah ini.

"Kesehatan itu menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian serius dari Pemerintah Provinsi melalui Program Berani Sehat. Jadi kesehatan itu masuk dalam 9 program prioritas kami, karena layanan kesehatan ini adalah hak dasar masyarakat. Harapannya melalui program berani sehat tidak ada lagi masyarakat yang tidak dilayani saat sakit, tak terkecuali penyakit TB, " kata Gubernur.

Launching Berani Magaya Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta Se-Sulawesi Tengah yang dipusatkan di Auditorium Untad tersebut juga dihadiri pimpinan Perguruan Tinggi se-Sulawesi Tengah, dan sejumlah pimpinan Fasilitas kesehatan. Launching ditandai dengan pemukulan ditandai dengan pemukulan gendang yang dilakukan diantaranya Wakil Menteri, Wakil Gubernur, Rektor Untad.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....