Pemkot Palu Akan Atur Siklus Tanam dan Distribusi Palu Mapan
- 03 Agt 2026 14:25 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Program Palu Mapan atau Gerakan Kelurahan Menanam yang digagas pemerintah kota tidak hanya befokus pada penguatan ketahanan pangan daerah. Program ini juga diharapkan dapat mewujudkan kemandirian ekonomi serta peningkatan kesejahteraan mayarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kota Palu, Lukman, menuturkan bahwa sebagian besar warga yang terlibat dalam pengolahan lahan tidur masih minim pengalaman bertani. Oleh karena itu, pemerintah daerah menyiapkan strategi khusus guna menjaga konsistensi dan motivasi para petani pemula tersebut.
"Ini petani yang dadakan, masyarakat yang kita minta untuk menggarap lahan-lahan tidur. Makanya saya punya strategi untuk menjaga semangat mereka," kata Lukman saat ditemui di Kelurahan Kabonena, Sabtu 1 Agustus 2026.
Salah satu strategi yang disiapkan meliputi bantuan instalasi air untuk daerah pemukiman padat. Selain itu, Bank Indonesia juga bersedia menyalurkan dukungan tambahan berupa mulsa.
Lukman menegaskan, salah satu orientasi penting dari program budidaya pertanian ini adalah sebagai sumber pendapatan tambahan warga. Untuk itu, pendampingan berkala, termasuk distribusi hasil panen, akan segera disiapkan pemerintah kota terkait.
"Dari awal sampai akhir kita akan ada untuk mengintervensi. Bahkan Pak Wali (Hadianto Rasyid) sudah memberikan siyal kepada teman-teman di Inbis (Inkubator Bisnis), bisa jadi kami akan buatkan pemetaan dulu," tuturnya.
Disebutkan, saat ini 20 persen kelurahan di Kota Palu mulai aktif menggarap lahan tidur sesuai potensi wilayah masing-masing. Komoditas yang dibudidayakan disesuaikan secara fleksibel dengan karakter serta ketersediaan lahan setempat.
Olehnya, pemetaan siklus tanam akan segera disusun apabila program ini semakin masif dijalankan di seluruh kelurahan. Pemetaan ini dinilai penting guna menjaga stabilitas harga sekaligus menjamin kontinuitas pasokan pangan daerah.
"Kan ini baru 10 - 20 persen lahan yang kita tanami, nanti kalau semuanya sudah kita akan buatkan pemetaan siklus tanam untuk mengatur produksi," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....