Perkuat Program Palu MAPAN, Pemkot Palu Tanam 6.000 Bibit Tomat

  • 28 Jul 2026 14:40 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Pemerintah Kota Palu menanam 6.000 bibit tomat di Kelurahan Kawatuna, Kecamatan Mantikulore, sebagai bagian dari Program Palu MAPAN (Mandiri, Adaptif, dan Stabilitas Pangan). Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, didampingi sejumlah pejabat pemerintah daerah, Senin, 27 Juli 2026.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Lukman, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lurah Kawatuna, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta sejumlah pihak terkait. Program Palu MAPAN melalui gerakan Kelurahan Menanam bertujuan meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pangan di Kota Palu.

Imelda mengapresiasi semangat para petani di Kelurahan Kawatuna yang memanfaatkan lahan tidur menjadi kawasan pertanian produktif. Menurutnya, mayoritas petani yang terlibat merupakan generasi muda yang aktif mengembangkan sektor hortikultura.

"Hari ini saya berada di Kawatuna bersama Pak Lurah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, para penyuluh, serta para petani. Ini luar biasa karena petaninya didominasi kalangan milenial yang mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif," ujarnya.

Ia mengatakan pemanfaatan lahan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan pemilik lahan yang memberikan izin untuk ditanami komoditas hortikultura. Lahan seluas sekitar setengah hektare itu ditanami sekitar 6.000 bibit tomat sebagai tahap awal pengembangan.

"Alhamdulillah pemilik lahan mengizinkan area ini ditanami tomat dan cabai. Khusus tomat, sekitar 6.000 pohon ditanam hari ini di lahan seluas kurang lebih setengah hektare," katanya.

Imelda berharap hasil panen nantinya dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tersebut juga akan mendukung upaya pengendalian inflasi melalui ketersediaan pasokan komoditas hortikultura.

"Insyaallah ini akan memberikan manfaat bagi petani maupun masyarakat. Kami berharap dua bulan ke depan hasil panennya mampu mendukung ketersediaan pangan dan membantu menjaga inflasi di Kota Palu," ucapnya.

Pemerintah Kota Palu terus mendorong pemanfaatan lahan yang belum produktif melalui Program Palu MAPAN. Selain meningkatkan produksi pangan lokal, program tersebut menjadi salah satu strategi menjaga stabilitas harga komoditas strategis, terutama cabai dan tomat, sepanjang tahun.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....