Pemanfaatan Lahan Tidur Dinilai Perkuat Program Palu Mapan dan Ketahanan Pangan

  • 18 Jul 2026 16:28 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli menilai pemanfaatan lahan tidur di Kota Palu dapat menjadi salah satu strategi memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendukung Program Palu Mapan yang dijalankan Pemerintah Kota Palu. Hal itu disampaikan Rusman saat diwawancarai melalui sambungan telepon Sabtu, 18 Juli 2026.

Ia mengatakan, lahan kosong yang selama ini belum dimanfaatkan perlu dioptimalkan menjadi lahan pertanian produktif. Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi masyarakat.

"Program Palu Mapan seharusnya juga melirik lahan-lahan yang masih kosong. Lahan tersebut dapat dimanfaatkan menjadi kawasan pertanian produktif yang dikelola bersama masyarakat," ujarnya.

Rusman menjelaskan, Kota Palu memiliki potensi lahan yang cukup besar untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian perkotaan. Salah satu komoditas yang dinilai sesuai dengan karakteristik wilayah adalah tanaman mangga yang selama ini menjadi salah satu ikon daerah.

Menurutnya, apabila lahan-lahan kosong tersebut dikelola secara baik melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, manfaatnya tidak hanya dirasakan dalam menjaga ketersediaan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Kalau lahan kosong itu ditanami komoditas produktif, salah satunya mangga, tentu akan menambah daya ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," katanya.

Ketua Komisi B DPRD Palu itu menilai, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan pemerintah melalui penyediaan infrastruktur dasar, terutama sistem pengairan, serta pengalokasian anggaran untuk mendukung pengembangan pertanian perkotaan. Selain itu, pemerintah juga perlu melibatkan kelompok tani mulai dari penyediaan bibit, pendampingan penyuluh pertanian, hingga pengawasan agar lahan yang telah dimanfaatkan tetap produktif secara berkelanjutan.

"Kelompok tani harus dilibatkan. Pemerintah perlu menyiapkan bibit, penyuluhan, dan pendampingan sehingga proses pengelolaan lahan dapat berjalan dengan baik hingga menghasilkan produksi yang optimal," ujar Rusman.

Rusman optimistis Program Palu Mapan dapat memberikan dampak nyata apabila dibarengi dengan pemanfaatan lahan tidur secara maksimal. Menurutnya, langkah tersebut akan memperkuat ketahanan pangan Kota Palu sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengembangan sektor pertanian perkotaan.

Ia berharap pemerintah segera merealisasikan kebijakan yang mendukung optimalisasi lahan kosong agar potensi pertanian di Kota Palu dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....