Wawali Palu Serahkan Bantuan Kolam Bioflok untuk Warga Tondo dan Kabonena
- 01 Agt 2026 23:31 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Walikota Palu, Imelda Liliana Muhidin, menyerahkan bantuan sarana dan prasarana budidaya ikan nila sistem bioflok, Sabtu 1 Agustus 2026. Penyerahan bantuan di Kelurahan Tondo dan Kabonena tersebut ditandai dengan pelepasan bibit ikan nila ke kolam milik kelompok pembudidaya.
Imelda menjelaskan bantuan ini merupakan kolaborasi pemerintah daerah bersama DPRD Kota Palu dan Anggota DPR RI, Muhidin M. Said. Dukungan ini merupakan tindak lanjut atas aspirasi masyarakat.
"Ini merupakan aspirasi dari teman-teman anggota DPRD Kota Palu kepada anggota DPR RI, Pak Muhidin M. Said. Alhamdulillah telah disetujui dua paket bioflok untuk Kota Palu, masing-masing ditempatkan di Kelurahan Tondo dan Kelurahan Kabonena," ujar Imelda saat ditemui seusai kegiatan.
Ia optimis dengan sasaran pasar yang sudah jelas, bantuan tersebut dapat memberikan dampak nyata kepada kelompok penerima. Untuk memastikan pemanfaatan bantuan optimal, dirinya menegaskan pendampingan dan pengawasan akan dilakukan secara berkala.
"Pasti ada pendampingan dari pemerintah kota. Apalagi ini khususnya di di Dinas Pertanian (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan), agar mereka selalu melihat dan mengontrol bagaimana ee kondisi bioflok-bioflok yang sudah diberikan," tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Imelda juga berdialog langsung dengan para anggota kelompok pembudidaya ikan penerima bantuan. Ia menekankan pentingnya komitmen bersama agar fasilitas bantuan ini dapat dimanfaatkan secara efisien dan ramah lingkungan.
"Saya sudah bicara dengan ketua-ketua kelompoknya dan mereka sangat bersemangat. Ini Insya Allah menjadi ladang rezeki juga buat mereka karena ketika kita serahkan, sudah menjadi tanggung jawab mereka dan ini harus berkelanjutan," kata Imelda.
Penyerahan bantuan turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Palu, Dr. Arif Miladi, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Lukman, Lurah Tondo dan Kabonena, serta kelompok pembudidaya ikan. Dalam kegiatan tersebut, setiap kelompok menerima enam unit kolam bioflok, bibit ikan nila, serta sarana pendukung karena sistem ini dinilai ramah lingkungan, lebih efisien dibanding kolam tanah, dan mampu mengoptimalkan produksi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....