Wawali Palu Dorong Masyarakat Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Keluarga
- 26 Jun 2026 10:48 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, membuka kegiatan Literasi Keuangan Keluarga dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 di Kampung Keluarga Berkualitas Mantap Bergerak, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Jumat, 26 Juni 2026. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, sebagai upaya meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan secara bijak dan aman.
Imelda mengatakan literasi keuangan menjadi bekal penting bagi setiap keluarga dalam mengatur pengeluaran, merencanakan masa depan, serta menghindari berbagai risiko keuangan. Menurutnya, pengetahuan tersebut diharapkan tidak hanya bermanfaat bagi warga Buluri, tetapi juga dapat diterapkan di seluruh kelurahan di Kota Palu.
"Literasi keuangan ini tidak hanya bermanfaat untuk masyarakat di kelurahan ini saja, tetapi juga untuk seluruh kelurahan di Kota Palu. Pengetahuan seperti ini sangat penting agar keluarga mampu mengatur keuangan dengan baik dan terhindar dari berbagai risiko," ujar Imelda.
Ia menilai peran ibu rumah tangga sangat menentukan dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga melalui pengelolaan keuangan yang efektif. Kemampuan mengatur pengeluaran dinilai dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga meskipun dengan anggaran yang terbatas.
"Ibu-ibu biasanya paling pintar mengelola keuangan. Uang Rp10 ribu saja bisa diolah menjadi makanan yang enak untuk keluarga. Bapak-bapak mencari nafkah, tetapi ibu sebagai istri mengatur keuangan, mendidik anak, dan kalau memungkinkan juga memiliki pekerjaan atau usaha sehingga tetap produktif serta memiliki penghasilan sendiri untuk memenuhi kebutuhan pribadinya," katanya.
Dalam kesempatan itu, Imelda juga mengingatkan masyarakat agar lebih cermat memilih layanan keuangan yang digunakan. Ia meminta masyarakat memastikan setiap produk investasi, pegadaian, maupun pinjaman online berasal dari lembaga yang legal.
"Ada investasi ilegal, gadai ilegal, dan pinjaman online ilegal. Kita harus tahu mana yang legal dan mana yang ilegal. Selain itu, kita juga harus bisa membedakan mana kebutuhan dan mana keinginan agar keuangan keluarga tetap sehat," ujarnya.
Selain memahami layanan keuangan, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan digital yang marak terjadi. Salah satunya dengan tidak sembarangan membuka tautan atau aplikasi yang tidak diketahui sumbernya.
"Jangan mudah mengklik link yang tidak jelas karena bisa menjadi jalan bagi pelaku kejahatan untuk mengakses handphone kita dan mengambil data pribadi. Kehati-hatian sangat penting di era digital seperti sekarang," ucapnya.
Di akhir sambutannya, Imelda mengajak peserta memanfaatkan kegiatan tersebut untuk menambah wawasan mengenai pengelolaan keuangan keluarga. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Saya berharap bapak dan ibu dapat memanfaatkan kegiatan ini sebesar-besarnya. Jangan ragu untuk bertanya apabila ada hal yang belum dipahami. Semoga kegiatan ini membawa manfaat yang luas bagi peningkatan kualitas hidup keluarga di Kota Palu," ucap Imelda.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....