Penerapan Arus Lalu Lintas Dua Arah di Jembatan 1 dan 3 Dinilai Permudah Mobilitas
- 01 Jun 2026 16:14 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pelaksanaan uji coba skema arus lalu lintas terhadap Jembatan 1 dan Jembatan 3 Kota Palu mendapatkan respons positif dari masyarakat. Hal itu disampaikan oleh Ariyanto Dolla, warga kelurahan Besusu Barat saat diwawancarai di Palu, Senin, 1 Juni 2026.
Ariyanto menilai, penerapan jalur dua arah ini memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya alternatif jalur menuju kecamatan Palu Barat dari Palu Timur, maupun sebaliknya. Menurutnya skema baru ini sebelumnya sudah pernah diberlakukan di Jembatan 1 sebelum dalihkan menjadi sistem satu arah.
"Kalau zaman dulu memang jembatan ini setahu saya dua jalur, setelah ada perubahan diubah menjadi di jalur, dan sekarang dikembalikan ke dua jalur lagi," ucapnya.
Ia menjelaskan, masyarakat yang ingin menuju Palu Barat kini tidak perlu lagi melintas melalui jalan Haji Hayun sehingga mampu memberikan alternatif jalur yang lebih singkat. Skema baru ini memungkinkan masyarakat untuk melintas dari arah Jalan Pattimura melewati jembatan 1 untuk menuju Palu Barat.
"Kita lebih cepat untuk ke Palu Barat, tadinya kita harus ke Jalan Wahidin dulu, ke Jalan Haji Hayun baru Jalan Kimaja, nah ini kita sudah bisa langsung," ucap Ariyanto.
Ariyanto menambahkan, dampak dari penerapan skema baru arus lalu lintas ini baru dapat disimpulkan setelah masa uji coba selesai. Ia menilai meski memberikan alternatif jalur yang lebih singkat, perlu juga mempertimbangkan dampak negatif yang ditimbulkan dari skema baru tersebut.
"Sebagai warga, kita mau lihat dulu bagaimana jadinya nanti setelah rubah jalur, karena ini ada dampaknya, mungkin lebih bagus atau ada jeleknya," ucapnya.
Meski begitu, ia menilai penerapan skema baru ini berpotensi memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di sejumlah ruas jalan yang terdampak skema baru tersebut. Menurutnya sejumlah pedagang berpotensi menjadi lebih ramai akibat aktivitas lalu lintas, maupun sebaliknya.
"Untuk segi perdagangan ini mungkin ada yang toko-tokonya bisa tambah ramai, ada yang jadi sepi juga, karena ada jalur yang ditutup," ucapnya.
Pada skema baru ini, memungkinkan masyarakat untuk melintas dari Jalan Pattimura melewati Jembatan 1 Palu untuk ke Jalan Gajah Mada. Sementara pada Jembatan 3, masyarakat kini dapat melintas mulai dari simpang tiga jalan Diponegoro dan jalan Wahid Hasyim, hingga ke jalan kimaja.
Selama masa uji coba ini Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perhubungan akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap skema baru tersebut agar nantinya dapat berjalan efektif dalam penerapannya. Personel Dishub Kota Palu bersama Polresta Palu juga terus disiagakan di sejumlah ruas jalan tersebut untuk memantau dan mengarahkan para pengendara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....