DPRD Sulteng Minta Uji Coba Dua Arah Jalur Lalin Jembatan 1 dan 3 Palu Dikaji Ulang

  • 29 Mei 2026 13:49 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Rencana uji coba pembukaan kembali sistem jalur dua arah di Jembatan 1 dan Jembatam 3 Kota Palu turut mendapat perhatian dari Komisi III DPRD Sulawesi Tengah. Uji coba ini dijadwalkan dimulai pada 1 Juni mendatang, dengan pemantauan secara berkala oleh petugas gabungan dalam memastikan mastikan mobilitas kendaraan dapat berjalan efektif dan mencegah kemacetan.

Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah, Musliman, mengapresiasi langkah pembangunan di Kota Palu yang dinilai telah berjalan signifikan. Namun ia meyebut rencana ini perlu untuk ditinjau kembali dengan mempertimbangkan berbagai masukan dari para ahli dan masyarakat.

Musliman menuturkan, usia pakai Jembatan 1 kini telah memasuki umur 50 tahun sejak pertama kali diresmikan pada 1976 silam oleh Sultan Hamengkubuwono IX. Dengan usia mencapai setengah dekade ini, dikhawatirkan struktur Jembatan 1 telah mengalami penurunan daya beban.

"Artinya kalau kita bicara konstruksi, sebenarnya hanya punya kekuatan maksimal di sampai ke 30 tahun. Lewat dari itu berarti ada penurunan daya dukung," ucap Musliman dalam konferensi pers yang diadakan di Tanaris Coffee, Jumat 29 Mei 2026.

Selain faktor usia infrastruktur, Musliman juga mengingatkan variabel geologis serta letak geografis perlu menjadi pertimbangan Pemerintah Kota Palu. Bencana gempa yang melanda pada 2018 silam dinilai turut mempengaruhi daya tahan jembatan.

"Ini semua yang harus jadi pertimbangan, apalagi pada 2018 lalu kita menghadapi gempa yang dahsyat. Pengaruh jembatan itu juga perlu diperhatikan dengan adanya gempa itu," tambahnya.

Oleh karena itu, Ketua Badan Kehormatan DPRD Sulawesu Tengah tersebut berharap langkah uji coba ini mendapatkan asesmen peninjauan kembali yang komprehensif oleh berbagi pihak terkait. Hal ini dinilai krusial guna memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat yang melintas.

"Perlu juga instansi yang berkompeten seperti balai jalan dan jembatan (BPJN) itu menganalisa ini," tuturnya.

Lebih lanjut, apabila dalam hasil analisis nantinya merekomendasikan perlunya perbaikan struktur, maka Pemerintah Kota wajib memberi dukungan atas masukan tersebut. Ia pun berharap kolaborasi ini dapat berkelanjutan sehingga pmbangunan Kota Palu dapat lebih baik ke depannya.

"Nanti ke depannya tetap kita berkolaborasi dengan baik, bersinergi dengan baik dalam rangka membangun, membantu pemerintah kita memperbaiki kota ini," kata Musliman.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....