Pemkot Palu Berlakukan Dua Arah di Jembatan 1 dan 3 Uji Coba Dilakukan Mulai Juni
- 21 Mei 2026 00:00 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, memimpin pertemuan teknis mengenai rekayasa lalu lintas di rumah jabatannya pada Selasa, 19 Mei 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana pengembalian sistem dua arah pada sejumlah jalur strategis yang selama ini memberlakukan sistem satu arah.
Ruas jalan yang menjadi fokus utama perubahan ini meliputi kawasan Jembatan 1 penghubung Jalan Gajah Mada-Jalan Sultan Hasanuddin, serta Jembatan 3 di Jalan Wahid Hasyim. Kebijakan ini diambil setelah melalui tahapan kajian mendalam bersama dinas teknis terkait kelayakan volume kendaraan.
“Kita sudah mendapatkan hasil bahwa pembukaan dua jalur ini bisa diterapkan,” ujar Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid.
Hadianto menjelaskan bahwa uji coba skema lalu lintas baru ini dijadwalkan mulai berlaku pada tanggal 1 Juni mendatang. Selama masa sosialisasi tersebut, petugas gabungan akan ditempatkan di lapangan guna memantau efektivitas mobilitas kendaraan dan mencegah kemacetan.
Alasan utama pembukaan kembali jalur dua arah ini dipicu oleh tingginya angka pelanggaran arus oleh pengendara yang enggan memutar jauh. Kondisi nekat tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lain serta rawan memicu kecelakaan lalu lintas.
“Masyarakat kadang tidak sabar akhirnya melakukan pelanggaran arah dan itu menjadi perhatian,” ucapnya.
Selain menekan angka pelanggaran, rekayasa arus kendaraan ini juga ditujukan untuk menghidupkan kembali denyut nadi perekonomian pelaku usaha mikro. Akses jalan yang lebih fleksibel diyakini akan meningkatkan kunjungan konsumen ke pusat pertokoan di wilayah Palu Barat.
Pemerintah daerah berharap masyarakat dapat mendukung penuh masa uji coba ini dengan tetap mengutamakan keselamatan berkendara. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah satu bulan penerapan untuk menentukan status permanen dari kebijakan jalur dua arah tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....