Pemkot Palu Uji Coba Arus Lalu Lintas Dua Arah di Jembatan 1 dan 3
- 01 Jun 2026 15:39 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) mulai melaksanakan uji coba skema arus lalu lintas baru di Jembatan 1 dan Jembatan 3 mulai Senin, 1 Juni 2026. Uji coba ini dilaksanakan menyusul kajian yang dilakukan dalam upaya mengurai kepadatan arus lalu lintas di Kota Palu.
Skema baru tersebut, memungkinkan masyarakat untuk melintas dari Jalan Pattimura melewati Jembatan 1 Palu untuk ke Jalan Gajah Mada. Sementara pada Jembatan 3, masyarakat kini dapat melintas mulai dari simpang tiga jalan Diponegoro dan jalan Wahid Hasyim, hingga ke jalan Kimaja..
Pada hari pertama uji coba skema tersebut, sejumlah personel dari Dishub Kota Palu bersama kepolisian berjaga di sejumlah ruas jalan. Para personel ditugaskan untuk mengarahkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat terhadap penerapan skema baru tersebut.
Kepala Seksi Lingkungan Perhubungan Dishub Kota Palu, Yani Sofyan Tibo menjelaskan, uji coba skema baru pada hari pertama ini berjalan dengan lancar serta tidak ada kepadatan yang berarti. Ia menyebut Dishub Kota Palu akan terus melakukan evaluasi berkala terhadap skema baru tersebut agar nantinya dapat berjalan efektif dalam penerapannya.
“Hari pertama ini alhamdulillah kondisi terlihat landai, kita tetap akan evaluasi bagaimana kedepannya, karena kebetulan ini memang masih pada posisi tanggal merah,” ucapnya.
Menurutnya mayoritas masyarakat masih belum mengetahui informasi penerapan skema baru ini sehingga masih memerlukan waktu untuk penyesuaian. Hal itu mengingat sebelumnya jembatan 1 maupun jembatan 3 masih menerapkan sistem satu arah.
“Ini kan ada perubahan pola masyarakat dari sistem satu arah kembali kita arahkan menjadi sistem dua arah, jadi memang butuh beberapa penyesuaian,” ucap Yani.
Meski begitu melalui penyiagaan personel Dishub Kota Palu serta melibatkan pihak Kepolisian, ia optimis sosialisasi terhadap skema baru arus lalu lintas ini dapat tersampaikan secara menyeluruh di masyarakat. Ia menegaskan akan terus menyiagakan personel di sejumlah ruas jalan tersebut, agar pelaksanaan uji coba dapat berjalan lancar.
“Kami optimis dengan teman-teman dari kepolisian insyaallah masyarakat akan segera mengetahui, dan pastinya tetap akan kami pantau terus,” ucap Yani.
Yani turut mengimbau kepada masyarakat Kota Palu untuk tetap memperhatikan keselamatan selama berkendara, serta mematuhi seluruh rambu lalu lintas yang telah dipasang. Selama masa periode uji coba ini, Dishub Kota Palu menambah sejumlah rambu lalu lintas baru di sejumlah titik sesuai dengan penerapan skema baru arus lalu lintas ini.
"Kami berharap masyarakat tetap mengutamakan keselamatan, tetap mematuhi peraturan lalu lintas seperti yang telah kami tetapkan agar supaya dapat dipatuhi," ucapnya.
Sementara itu, Ariyanto Dolla warga kelurahan Besusu Barat menilai perubahan arus lalu lintas ini dapat mempermudah akses masyarakat dari Kota Palu menuju kawasan Palu Barat. Menurutnya penerapan kembali jalur dua arah ini memiliki keuntungnan karena memudahkan mobilitas kasyarakat, khususnya yang hendak menuju kawasan Palu Barat maupun Palu Timur.
"Keuntungannya kalau kita dari arah atas ini kita lebih cepat untuk ke Palu Barat, yang tadinya kita harus mutar, ini sudah bisa langsung," ucapnya.
Meski demikian, ia menilai skema baru ini juga berpotensi memberikan efek domino, khususnya kepada para pelaku usaha di sejumlah ruas jalan tersebut. Menurutnya beberapa kawasan berpotensi mengalami peningkatan serta penurunan aktivitas ekonomi imbas dari aktivitas kendaraan yang melintas.
"Tapi untuk segi perdagangan ini mungkin ada yang bisa ramai, toko-tokonya bisa tambah ramai, ada yang jadi sepi juga, karena ada juga jalur yang ditutup," ucap Ariyanto.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....