Refleksi Satu Tahun, Wagub Sulteng Soroti Capaian Program Berani Sehat

  • 26 Feb 2026 14:14 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menyoroti capaian program Berani Sehat dalam refleksi satu tahun kepemimpinannya bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid. Hal itu disampaikan oleh Wagub Sulteng saat kegiatan refleksi Berani Menjaga Lingkungan di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup Sulawesi Tengah Senin, 23 Februari 2026.

Wagub Reny menyebut, realisasi program tersebut baru mencapai 94 persen. Ia mengatakan capaian tersebut belum sesuai harapan pemerintah provinsi yang menargetkan minimal 99 persen.

Ia menilai program Berani Sehat merupakan bagian dari kewajiban dasar pemerintah dalam melindungi masyarakat.

“Berani Sehat itu kami baru mencapai 94 persen. Saya berharap minimal 99 persen karena ini bagian dari kewajiban dasar pemerintah untuk melindungi rakyat,” ucap Wagub Sulteng.

Baca Juga: Melalui Berani Berbagi, Wagub Sulteng Dorong Tingkatkan Kepedulian Sosial

Ia menjelaskan kendala utama terletak pada masih banyaknya masyarakat di wilayah pegunungan yang belum memahami program tersebut. Ke depan, sosialisasi akan ditingkatkan melalui puskesmas dan tenaga kesehatan agar masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan tingkat pertama.

Menurutnya, masih ada anggapan bahwa setiap keluhan kesehatan harus langsung ditangani rumah sakit. Padahal, masyarakat dapat terlebih dahulu memeriksakan diri ke puskesmas terdekat.

Selain itu, Reny menyebut jumlah puskesmas di Sulawesi Tengah saat ini mencapai 218 unit. Pemerintah provinsi, kata dia, akan terus melengkapi fasilitas layanan kesehatan terutama di wilayah pinggiran.

Baca Juga: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Gubernur, DLH Sulteng Gelar Berani Berbagi

Terkait Aplikasi Sehati, Reny mengakui sebelumnya terdapat kendala akses terutama bagi pengguna di luar Provinsi Sulawesi Tengah. Namun saat ini sistem telah diperbaiki sehingga proses integrasi data dapat dilakukan lebih cepat.

“Sekarang sudah jauh lebih baik, dalam waktu lima sampai lima belas menit data sudah bisa langsung masuk ke BPJS,” ungkapnya.

Ia berharap melalui perbaikan layanan dan penguatan sosialisasi, capaian program Berani Sehat dapat meningkat pada tahun berikutnya serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....