Wagub Sulteng Tegaskan Pelayanan Publik Wajah Pemerintah
- 21 Jul 2026 14:49 WIB
- Palu
Poin Utama
- Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menegaskan bahwa pelayanan publik adalah representasi nyata wajah pemerintah yang langsung dilihat oleh masyarakat.
- Wagub memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan rumah sakit karena dinilai bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.
- Entry Meeting Penilaian Ombudsman RI tentang maladministrasi pelayanan publik di Sulawesi Tengah dibuka di Ruang Polibu Kantor Gubernur pada Selasa 21 Juli 2026.
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, menegaskan pelayanan publik merupakan wajah pemerintah yang paling nyata di mata masyarakat. Karena itu, ia memberi perhatian khusus terhadap hal ini, salah satunya pelayanan rumah sakit yang dinilai bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Hal tersebut dikemukakan Wagub, saat membuka Entry Meeting Penilaian Ombudsman RI: Penilaian Maladministrasi Pelayanan Publik Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Polibu Kantor Gubernur, Selasa 21 Juli 2026.
"Ketika pelayanan di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, dan sosial berjalan baik, maka masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah," ujarnya.
Karena itu , Wagub meminta seluruh rumah sakit terus meningkatkan standar pelayanan, memperkuat penerapan SOP, serta memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang berkualitas. Satu pelayanan yang kurang baik, menurutnya, dapat memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah secara keseluruhan
"Rumah sakit harus terus meningkatkan standar pelayanan, memperkuat SOP, dan memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan terbaik," ucap Wagub.
Ia pun mengungkapkan, penilaian Ombudsman RI harus menjadi momentum memperbaiki kualitas pelayanan secara berkelanjutan, bukan sekadar memenuhi aspek administrasi. Masalah yang tidak diselesaikan hari ini, kata Wagub, akan tumbuh menjadi masalah baru ke depan.
"Karena itu, kita harus terus memperbaiki kualitas pelayanan," ucapnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pemprov Sulteng terus mengembangkan inovasi melalui Command Center Berani Samporoa melalui 0811-666-2222, sebagai pusat pengelolaan pengaduan masyarakat. Termasuk, aplikasi Sehati yang mengintegrasikan layanan kesehatan dengan administrasi kependudukan, layanan sosial, dan BPJS agar pelayanan semakin cepat dan terintegrasi.
"Apa yang dibuat harus benar-benar dilaksanakan dan dapat dipertanggungjawabkan," tutur Wagub.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar bekerja secara kolaboratif dan mengedepankan integritas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....