KPID Sulteng Perkuat Literasi Media lewat School to School di Ponpes Nurul Falah
- 14 Sep 2026 15:17 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Sulawesi Tengah kembali menggelar program School to School. Kegiatan edukatif tersebut berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Falah, Senin 14 September 2026, melalui kolaborasi bersama Mahasiwa PPL Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam UIN Datokarama dan Mutu Institute.
Komisioner KPID Provinsi Sulawesi Tengah, Mita Meinansi, menuturkan Pondok Pesantren Modern Nurul Falah merupakan sekolah keempat yang menjadi sasaran program ini. Sebelumnya, agenda literasi media tersebut telah berjalan di tiga sekolah lainnya pada awal September 2026, yakni SMK 3 Palu, SMAN 4 Palu, dan SMAN 6 Palu, dengan dukungan dari Honda Anugrah Perdana.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan dasar penyiaran serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Penyiaran (P3SPS) kepada peserta didik. Melalui edukasi ini, KPID Sulteng juga mendorong generasi muda untuk memahami fungsi pengawasan media serta kemampuan menyaring konten di ruang publik.
"Di dalam P3SPS memang ada pasal-pasal yang diperuntukkan untuk anak-anak dan remaja. Pasal-pasal yang melindungi kepentingan mereka. Itulah yang kami sampaikan," ujar Mita saat ditemui seusai acara.
Mita mengakui, minat generasi muda terhadap media konvensional seperti televisi dan radio semakin berkurang ditengah arus digitalisasi yang semakin kuat. Namun, media konvensional dinilai masih memegang peranan penting dalam menangkal hoax yang beredar di media sosial.
"Yang kami sampaikan kepada anak-anak adalah menonton televisi dan mendengarkan radio bukan berarti kita tetap berada di ruang televisi atau menggenggam radio, berada di samping radio. Tapi dengan gadget melalui aplikasi yang ada di HP itu, kita bisa tetap nonton televisi dan mendengarkan radio," jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan Madrasah, Mohamad Hafizin, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mendorong para peserta didik agar memanfaatkan forum ini untuk memperluas wawasan seputar dunia penyiaran.
"Ikuti proses ini dengan sebaik-baiknya, tanyakan yang belum diketahui, karena ilmu datang dari mana saja," ucap Hafizin.
Program School to School disambut antusias oleh siswa Pondok Pesantren Moderen Nurul Falah. Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif dan ditutup dengan penyematan pin KPID secara simbolis sebagai pengawas partisipatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....