KPID Sulteng Perkuat Literasi Penyiaran di Kalangan Pelajar

  • 22 Agt 2026 05:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Tengah kembali melakukan literasi penyiaran. Pelaksanaan kegiatan dengan menyasar para pelajar dilakukan melalui kolaborasi bersama Honda Anugerah Perdana melalui program School to School.

Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan meningkatkan literasi pelajar telah menyasar tiga sekolah, setelah SMA Negeri 2 Palu, Jumat 21 Agustus 2026. Sebelumnya, kegiatan yang sama juga digelar di SMK Negeri 2 Palu dan MA Negeri 1 Palu, secara berturut-turut 19-20 Agustus 2026.

"Kegiatan ini untuk memberikan pemahaman dasar tentang penyiaran, kewenangan KPI dan KPID, serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran atau P3-SPS, agar anak-anak atau remaja lebih bijak dalam menggunakan media dan internet," ujar Komisioner KPID Sulteng, Mita Meinansi, dalam keterangannya.

Menurutnya, meski televisi dan radio saat ini sudah mulai ditinggalkan pemirsa dan pendengar, KPID masih menyakini bahwa televisi dan radio merupakan sarana pemberi informasi yang dapat dipercaya untuk terbebas dari informasi, kabar, atau berita palsu (hoaks). Kewenangan untuk melakukan pengawasan terhadap isi konten siaran media konvensional merupakan amanat Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran.

"Kami sampaikan juga kepada peserta literasi, bahwa untuk memverifikasi kebenaran informasi atau berita, juga bisa dilakukan melalui media massa cetak atau online. Tetapi karena regulasi kami yang membatasi hanya pada perangkat penerima siaran dengan menggunakan spektrum frekuensi radio, maka kami hanya bisa menyebut televisi dan radio," tuturnya.

Selain Mita Meinansi, Komisioner KPID Sulteng yang hadir membawakan materi adalah Koordinator Bidang PKSP, Muhammad Faras Muhadzdzib Lembah. Melalui program School to School, KPID Sulteng mengajak pelajar untuk lebih bijak dalam memilah, menyaring, dan menggunakan informasi yang diperoleh dari berbagai media.

Dirinya menuturkan edukasi mengenai penyiaran tepat untuk diberikan kepada para pelajar di usia remaja. Pemahaman terhadap Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3-SPS) disebut dapat menjadi bekal bagi pelajar dalam menggunakan media secara bijak.

"Tujuannya bagaimana pemahaman mengenai P3SPS bisa disampaikan secara langsung, terutama kepada para pelajar," kata Muhammad Faras.

Sementara itu, Instruktur Keselamatan Berkendara CV Anugerah Perdana, Yusman, menyatakan bermitra dgn KPID sulteng merupakan suatu kebanggan. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal mewujudkan Zero Accident ditahun 2030.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....