Pantai Batu Lamampu, Ikon Wisata Sebatik Indonesia-Malaysia

  • 27 Sep 2025 22:52 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Di Pulau Sebatik, ada pantai yang tak pernah gagal memikat hati siapa pun yang datang. Termasuk wisatawan Negara tetangga, Pantai Batu Lamampu. Hamparan pasir putih, birunya laut, dan gugusan batu besar yang menjorok ke laut membuat pantai ini jadi ikon wisata bahari di perbatasan.

Nama Batu Lamampu berasal dari bahasa lokal yang berarti “batu yang menjorok ke laut”. Dari titik inilah pengunjung bisa menikmati cakrawala luas, bahkan hingga garis perairan yang berbatasan dengan Malaysia.

Surga Keluarga dan Wisata Bahari

Batu Lamampu adalah tempat ideal untuk liburan keluarga. Anak-anak bisa bermain pasir, remaja berfoto dengan latar laut biru, sementara orang tua bersantai di warung pinggir pantai sambil menikmati ikan bakar segar.

“Setiap akhir pekan selalu ramai, apalagi saat libur panjang. Pantai ini seperti halaman depan rumah bagi warga Sebatik,” tutur Amir, salah seorang pedagang setempat.

Pantai Batu Lamampu juga kerap dijadikan lokasi festival seni, olahraga pantai, hingga kegiatan komunitas, menjadikannya pusat keramaian sekaligus kebanggaan warga.

Baca Juga: Menjelajahi Pesona Wisata Kabupaten Nunukan

Murah Meriah, Indah Maksimal

Akses ke Batu Lamampu sangat mudah dengan jalan darat yang kini lebih baik. Tiket masuk pun ramah kantong, sehingga siapa pun bisa menikmati pesona bahari ini tanpa harus merogoh kocek dalam.

Pemerintah daerah bahkan terus berbenah, menambah fasilitas penunjang agar wisatawan makin betah. “Batu Lamampu adalah wajah pariwisata Sebatik, berpotensi menjadi destinasi wisata kelas nasional,” ujar Berahing, warga Sebatik.

Baca Juga: Nunukan-Sebatik Masih Ketergantungan Pasokan Ikan Tawau-Malaysia

Dampak Ekonomi Lokal

Wisata Batu Lamampu tidak hanya indah, tapi juga menghidupkan ekonomi warga. Nelayan menjual hasil tangkapan laut segar, UMKM menyediakan kuliner khas, hingga homestay sederhana bermunculan untuk menampung wisatawan.

“Kalau musim liburan, omzet bisa naik dua kali lipat. Wisatawan biasanya mencari ikan segar dan kuliner khas Sebatik,” kata Sennu, salah seorang pelaku UMKM. MM


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....