Amalan-Amalan Ringan, Keutamaan Besar dan Berat dalam Timbangan

  • 19 Sep 2026 06:36 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Tidak semua amalan yang memiliki pahala besar membutuhkan tenaga, waktu, maupun biaya yang besar. Sejumlah amalan sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari justru memiliki keutamaan yang besar dan berat dalam timbangan amal.

Ustaz Pathul Yadi, S.H. saat menjadi narasumber Mutiara Pagi di RRI Nunukan pada Sabtu (19/9/2026) menjelaskan, salah satu amalan ringan yang dianjurkan adalah mendoakan saudara sesama muslim. Ketika seseorang mendoakan kebaikan untuk saudaranya, pada hakikatnya ia juga mendapatkan kebaikan dari doa tersebut. Sebab, malaikat akan mengaminkan doa yang dipanjatkan.

Menurutnya, mendoakan saudara juga tidak membutuhkan tenaga yang besar. Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah memohonkan ampunan bagi kaum mukminin dan mukminat, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia.

Amalan berikutnya adalah berzikir kepada Allah SWT. Zikir dapat dilakukan di berbagai tempat, kecuali di tempat yang tidak layak seperti kamar mandi atau toilet.

Ustaz Pathul Yadi menyampaikan bahwa ketika seorang hamba mengingat Allah SWT, maka Allah juga akan mengingatnya. Rasulullah SAW juga mengajarkan dua kalimat yang ringan diucapkan, tetapi berat dalam timbangan amal dan dicintai Allah SWT, yaitu “Subhanallahi wa bihamdihi, Subhanallahil ‘azhim.”

Selain itu, terdapat zikir “Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar” yang juga memiliki keutamaan besar. Zikir lainnya adalah “La ilaha illallah, wahdahu la syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai’in qadir”, yang dalam hadis disebut memiliki keutamaan besar, di antaranya memperoleh pahala seperti memerdekakan budak, dicatat kebaikan, dihapuskan keburukan, serta mendapat perlindungan dari setan.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperbanyak tasbih, salah satunya dengan membaca “Subhanallah” sebanyak 100 kali dalam sehari.

Selain zikir, amalan ringan lainnya adalah berakhlak mulia atau memiliki budi pekerti yang baik. Menurut Ustaz Pathul Yadi, akhlak yang mulia memiliki kedudukan penting dalam Islam. Orang yang memiliki akhlak baik akan mendapatkan kedudukan yang dekat dengan Rasulullah SAW.

Amalan selanjutnya adalah mengumandangkan azan. Menjadi muazin memiliki keutamaan tersendiri karena orang yang mengumandangkan azan mendapatkan pahala atas jamaah yang mengikuti salat, serta termasuk orang yang didoakan oleh Rasulullah SAW.

Terakhir, Ustaz Pathul Yadi mengingatkan tentang keutamaan berwudu dan memperbagus wudu. Wudu bukan hanya persiapan sebelum melaksanakan salat, tetapi juga menjadi salah satu amalan yang memiliki keutamaan besar apabila dilakukan dengan sempurna dan sesuai tuntunan.

Ia mengajak umat Islam untuk tidak meremehkan amalan-amalan sederhana. Sebab, ukuran sebuah amalan bukan hanya dilihat dari beratnya dilakukan, tetapi juga dari keikhlasan dan keutamaannya di sisi Allah SWT.

Amalan yang ringan dilakukan belum tentu ringan timbangannya. Karena itu, jangan lewatkan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....