DPRD Nunukan Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa

  • 04 Sep 2026 17:16 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Pemkab Nunukan menjelaskan dana Rp800 ribu yang dipersoalkan mahasiswa terkait pembayaran ujian di Unhas.
  • DPRD Nunukan akan meninjau kondisi asrama mahasiswa di sejumlah kota.
  • DPRD mendorong pemerintah daerah menganggarkan kebutuhan perbaikan asrama mahasiswa.

RRI.CO.ID, Nunukan - DPRD Nunukan menindaklanjuti tuntutan mahasiswa terkait asrama dan dana Rp800 ribu. Tindak lanjut tersebut dibahas melalui Rapat Dengar Pendapat bersama pemerintah daerah pada Jumat, (04/09/2026).

Rapat Dengar Pendapat melibatkan DPRD Kabupaten Nunukan, Bagian Kesra, Bagian Umum, Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan serta Mahasiswa. Pembahasan dilakukan setelah Forum Mahasiswa Demokrasi menyampaikan sejumlah tuntutan dalam aksi sehari sebelumnya. Menanggapi tuntutan mahasiswa Kabag Kesra Setda Kabupaten Nunukan Khairil memberikan tanggapannya.

“Dari disdik itu terkait itu tadi yang Rp800 ribu tadi itu langsung masuk ke akun Unhas itu uang ujian sebenarnya, masuk ke PNBP kalau tidak salah dan itu dulu di domain dinas pendidikan ya sekretariatnya disana mereka sudah jawab terkait dengan itu tadi.” katanya.

Khairil mengatakan kondisi asrama mahasiswa juga menjadi pembahasan dalam RDP tersebut. Sejumlah anggota DPRD Nunukan akan melakukan peninjauan langsung untuk melihat kondisi asrama.

“Kalau terkait dengan asrama itu tadi kan sudah dijelaskan oleh kabag umum sudah menjelaskan, mungkin dalam beberapa hari ini akan ada peninjauan langsung dari anggota dewan ada beberapa orang kesana untuk melihat kondisi asrama, mungkin ada perbaikan-perbaikan dan rekomendasi dari anggota DPRD Nunukan." katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Nunukan Muhammad Mansur mengatakan DPRD akan membagi tugas melakukan peninjauan. Peninjauan dilakukan untuk mengetahui kebutuhan perbaikan asrama mahasiswa di sejumlah kota.

“Tadi rapat dengan kesra, bagian umum, dinas pendidikan bahwa setiap asrama nanti kita akan bagi tugas kita mengunjungi apa kebutuhan-kebutuhan mereka yang harus diperbaiki contohnya rehab, dan lain-lain. makanya kita tidak main-main untuk membantu adik-adik mahasiswa baik putra maupun putri, yang keberadaannya ada di Palu, Makassar, Malang, Jogja, Surabaya dan Samarinda.” ujarnya.

Hasil peninjauan akan menjadi dasar DPRD untuk mendorong pemerintah daerah memenuhi kebutuhan perbaikan asrama. DPRD juga akan mendorong pemerintah daerah menyiapkan anggaran sesuai kebutuhan masing-masing asrama.

“Nanti kita mendorong pemerintah daerah apa yang dibutuhkan disana kebutuhan-kebutuhan diperbaiki, kita akan mendorong pemerintah daerah bagaimana menganggarkannya." ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....