Politeknik Negeri Nunukan Buka Prodi Baru, Siapkan SDM Perbatasan Go Global

  • 29 Jun 2026 10:23 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Politeknik Negeri Nunukan meluncurkan Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional.
  • Program studi baru disiapkan untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja profesional di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.
  • Pemerintah Kabupaten Nunukan mendukung pembukaan program studi karena dinilai membuka peluang kerjasama bisnis, pariwisata, dan jasa profesional.

RRI.CO.ID, Nunukan – Politeknik Negeri Nunukan meluncurkan Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional. Peluncuran program studi berlangsung di Kampus Politeknik Negeri Nunukan, belum lama ini.

Program studi baru disiapkan untuk menjawab kebutuhan dunia kerja di wilayah perbatasan. Fokus pembelajaran menggabungkan kemampuan bahasa, bisnis, dan teknologi digital. Hal ini disampaikan Direktur Politeknik Negeri Nunukan, Arkas Viddy, Senin (29/06/2026).

"Sebagai daerah perbatasan yang memiliki posisi strategis, Kabupaten Nunukan berada pada jalur interaksi ekonomi dan sosial budaya yang dinamis. Kedekatan wilayah dengan negara tetangga, dengan meningkatnya aktivitas perdagangan, investasi pada sektor jasa, menuntut hadirnya tenaga profesional yang mampu berkomunikasi secara efektif dalam bahasa internasional, khususnya bahasa Inggris dalam bidang bisnis," katanya.

Nunukan berbatasan langsung dengan Sabah, Malaysia, yang memiliki aktivitas ekonomi cukup tinggi. Kondisi tersebut meningkatkan kebutuhan tenaga kerja berdaya saing internasional.

Program studi dirancang dengan pendekatan berbasis kebutuhan industri dan dunia usaha. Mahasiswa akan dibekali kompetensi bahasa, komunikasi profesional, kewirausahaan, serta teknologi digital.

"Atas dasar itulah Politeknik Negeri Nunukan menghadirkan Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional. Program studi ini dirancang untuk menjawab kebutuhan kerja masa kini dan masa depan dengan memadukan kompetensi bahasa Inggris, komunikasi profesional, bisnis dan teknologi digital, kewirausahaan, serta keterampilan kerja," ujarnya.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setkab Nunukan, Juni Mardiansyah, mewakili Bupati Nunukan menyatakan mendukung penuh pembukaan program studi tersebut. Dukungan diberikan sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah perbatasan.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan saya ingin menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap langkah strategis Politeknik Negeri Nunukan ini. Kita tahu bahwa Nunukan ini daerah perbatasan secara letak geografis dan berhadapan langsung dengan Sabah, Malaysia. Artinya peluang kerja sama pariwisata, bisnis, dan jasa profesional terbuka sangat lebar. Hadirnya Program Studi Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional ini adalah jawabannya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....