Waspada Penyakit Hewan jelang Iduladha, Nunukan Perketat Pemeriksaan Sapi Kurban
- 08 Mei 2026 12:24 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan memperketat pemeriksaan kesehatan sapi kurban yang didatangkan dari luar daerah menjelang Iduladha. Pengawasan ini dilakukan untuk mencegah masuknya penyakit hewan berbahaya ke wilayah Nunukan.
Seluruh sapi kurban yang masuk ke Kabupaten Nunukan dipastikan harus melalui pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan dari daerah asal. Selain itu, hewan kurban juga wajib menjalani proses karantina sebelum dikirim.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Kabupaten Nunukan, Alim Bakri, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan hewan kurban dalam kondisi sehat dan aman. Menurutnya, syarat kesehatan menjadi ketentuan dalam lalu lintas pengiriman hewan antar daerah.
| Baca juga: Apa yang Berubah Setelah Iduladha? |
“Yang pastinya, sebelum pemberangkatan itu sudah pasti ada pemeriksaan kesehatan, karena mereka di sana ada karantina, ada pemeriksaan kesehatan dari dinas juga baru bisa dilalulintaskan,” kata Alim Bakri, Jumat (8/5/2026).
Selain itu, pemeriksaan kesehatan juga kembali dilakukan setelah sapi tiba di Kabupaten Nunukan. Tim kesehatan hewan akan mengecek kondisi sapi untuk memastikan tidak ada penyakit yang berpotensi menular.
Alim menjelaskan, pengawasan diperketat karena pemerintah daerah mewaspadai penyakit zoonosis atau penyakit hewan yang dapat menular ke manusia. Untuk itu, surat kesehatan dan hasil pemeriksaan laboratorium menjadi syarat wajib sebelum sapi masuk ke Nunukan.
“Sebenarnya yang bisa dilalulintaskan itu otomatis ada surat kesehatannya, pengecekan laboratoriumnya pasti ada, karena biar pun bagaimana kita menghindari yang namanya penyakit zoonosis ataupun penyakit yang bisa berbahaya di daerah kita,” ujarnya.
Kebutuhan sapi kurban di Kabupaten Nunukan setiap tahun mencapai ratusan ekor. Namun, keterbatasan populasi sapi lokal membuat pedagang mendatangkan sapi dari luar daerah untuk memenuhi permintaan masyarakat.
Alim memperkirakan kebutuhan sapi kurban di Nunukan mencapai 400 hingga 600 ekor setiap tahun. Kondisi tersebut membuat pengawasan kesehatan hewan menjadi perhatian serius pemerintah daerah menjelang Iduladha.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....