Polsek Nunukan Olah 2 Ton Jagung Petani demi Dongkrak Ekonomi Masyarakat
- 17 Apr 2026 10:48 WIB
- Nunukan
Poin Utama
- Polsek Nunukan membina kelompok tani untuk mengelola hasil panen jagung pipil sebanyak 2 ton.
- Hasil panen akan didistribusikan ke Bulog Tarakan dengan estimasi harga Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram.
- Seluruh hasil penjualan jagung akan diserahkan langsung kepada masyarakat dan kelompok tani binaan.
RRI.CO.ID, Nunukan - Polsek Nunukan mengelola hampir 2 ton jagung pipil hasil panen kelompok tani binaan di wilayah perbatasan. Kegiatan penjemuran hasil bumi ini berlangsung di depan halaman kantor Polsek Nunukan pada Jumat (17/04/2026).
Jagung jenis kortal 4 tahun 2025 tersebut berasal dari wilayah Simanggaris, Tanjung Harapan, hingga Sungai Ular. Komoditas ini merupakan hasil kerja keras masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani binaan pihak kepolisian. Hal ini disampaikan Kapolsek Nunukan, Iptu D. Barasa, SH. MH.
"Kalau ini kami jemur jagung di depan polsek ini adalah jagung kortal 4 tahun 2025. Cuman baru kami sempat atau masyarakat kirim ke nunukan ini dari sebagian dari kelompok TAN, sebagian dari binaan kami, sebagian kami kelola sendiri dari wilayah
Simanggaris, Tanjung Harapan, Sungai Ular, kemudian di nunukan ini. Semuanya sekitar hampir 2 ton," katanya.
Petugas memastikan kualitas jagung memenuhi standar sebelum dikirimkan menuju gudang Bulog yang berada di Kota Tarakan. Proses pengeringan dilakukan secara teliti guna mencapai kadar air sebesar 14 persen sesuai permintaan pasar.
Pengiriman logistik pakan ternak tersebut nantinya akan memanfaatkan jasa transportasi kapal feri menuju lokasi tujuan. Pihak Bulog akan melakukan penjemputan setibanya komoditas jagung tersebut di pelabuhan Tarakan dalam waktu dekat.
"2 ton, masih ada sebagian masih di dalam. Nanti kalau sudah ini kering kadarnya 14, kadar airnya kami kirim ke bulog, yaitu ke bulog tarakan. Nanti kami distribusikan atau kirim lewat kapal feri, kemudian nanti di tarakan ada bulog yang dijemput," ujarnya.
Hasil penjualan jagung diperkirakan mencapai kisaran harga Rp5.000 hingga Rp6.000 per kilogram untuk pendapatan warga. Polsek Nunukan menegaskan peran kepolisian hanya bersifat memberikan pembinaan serta pendampingan teknis kepada para petani.
"Kemudian nanti di sana dijual atau diterima bulog seharga sekitar kisaran ada 5 atau sampai 6 ribu. Nanti kemudian hasil penjualannya kami akan serahkan kepada kelompok TAN atau binaan kami yang kami bina dari kortal 4 ini, tahun 2025, dan uangnya kami akan serahkan kepada masyarakat. Kami hanya sifatnya, kalau kelompok TAN hanya sempatnya berbentuk pembinaan, kemudian kendampingan," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....