Asisten III Bidang Administrasi Umum Melantik Pengurus PORTINA di Nunukan

  • 12 Sep 2026 12:35 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan-Pengurus Pelestari Olahraga Tradisional Indonesia (PORTINA) baru dilantik di Kabupaten Nunukan periode tahun 2026 – 2031. Dengan harapan selalu diberikan kekuatan, kekompakan, dan bimbingan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab ini.

Asisten III Bidang Administrasi Umum Setkab Nunukan Sirajuddin menyampaikan pelantikan hari ini bukan sekadar pergantian atau pengukuhan kepengurusan yang baru, namun lebih dari itu, pelantikan ini adalah momentum untuk peneguhan tanggung jawab untuk membawa olahraga tradisional menjadi bagian penting dalam pembangunan manusia Indonesia.

“Kita semua tahu, olahraga tradisional merupakan bagian dari identitas dan budaya masyarakat di nusantara. di tengah perkembangan zaman dan derasnya pengaruh teknologi, olahraga tradisional jangan hanya diingat ketika ada seremonial sebagai pengisi acara”, ucapnya, Sabtu, (12/9/2026).

Ia juga mmengatakan jika ingin PORTINA bisa terus berkembang, maka jangan hanya berbicara tentang program, namun harus ada kerja nyata, pembinaan yang berkelanjutan, kompetisi yang rutin, dan keberpihakan anggaran yang memadai, tanpa itu semua, maka percayalah, kepengurusn yang hari ini dilantik hanya bagus di atas kertas, tanpa ada aksi – aksi nyata di lapangan.

“Untuk itu, saya berharap pengurus yang baru saja dilantik pada hari ini untuk tidak terjebak pada persoalan siapa yang paling berwenang, siapa yang paling berpengaruh, atau siapa yang mendapatkan porsi paling besar, namun yang harus mulai dipikirkan bersama adalah bagaimana menjadikan olahraga tradisional di kabupaten nunukan bisa semakin besar, semakin dikenal oleh masyarakat, dan semakin banyak diminati generasi muda”, ujarnya.

Sirajuddin menekankan bahwa jabatan dalam organisasi adalah tanggung jawab, hari ini dilantik, besok sudah ditunggu oleh pekerjaan, karena itu jangan terlalu sibuk mengurus organisasinya saja, tetapi lupa mengurus prestasinya, jangan terlalu banyak rapat, tetapi sedikit kegiatan, jangan terlalu banyak wacana, tetapi minim implementasi dan pelaksanaan.

PORTINA Kabupaten Nunukan memiliki potensi yang besar, memiliki anak-anak muda yang bisa dibina, memiliki kekayaan permainan tradisional yang bisa diangkat dan dikembangkan, dan memiliki budaya lokal yang patut untuk dibanggakan. tinggal bagaimana potensi tersebut bisa dikelola dengan baik atau tidak.

“Sebagai pemerintah, saya tentu akan memberikan dukungan sesuai dengan kewenangan dan kemampuan yang ada, namun saya ingin menegaskan bahwa pemerintah tidak mungkin bisa bekerja sendirian.pemerintah harus didukung oleh kepengurusan yang aktif, para pelatih yang ikut bergerak, dan partisipasi masyarakat”, ujarnya.

Masyarakat, terutama sekolah–sekolah yang dilibatkan, dan yang paling penting, anak-anak muda kita harus diberikan ruang untuk tampil dan berprestasi. Jangan sampai anak-anak lebih mengenal permainan dan game dari hp daripada permainan tradisional di daerahnya sendiri, karena kalau itu yang terjadi, maka bukan hanya kehilangan permainannya saja, tetapi lama–lama akan kehilangan jati diri kita sebagai masyarakat nusantara.

Kepada seluruh pengurus PORTINA, untuk menjadikan acara pelantikan hari ini sebagai titik awal untuk bekerja lebih keras, lebih kompak, lebih profesional, dan lebih berani membuat terobosan. Tidak perlu takut memulai, tidak perlu menunggu semuanya sempurna, yang penting mulai bergerak, konsisten, dan hasilnya pasti dapat dirasakan oleh masyarakat. Mari buktikan bahwa olahraga tradisional bukan hanya menjadi olahraga masa lalu, tetapi juga bisa menjadi olah raga di masa depan. (DR).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....