Kapolres Nunukan Sebut Korban TPPO Mayoritas Berasal dari Luar Daerah

  • 15 Sep 2026 14:43 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Kapolres Nunukan, AKBP Ruslaeni, menyebut korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Nunukan mayoritas berasal dari luar daerah. Letak geografis Kabupaten Nunukan yang berbatasan langsung dengan Malaysia, menjadikan wilayah ini sebagai pintu keluar masuknya masyarakat dari berbagai daerah, termasuk korban perdagangan orang.

Menurut Ruslaeni, wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan hanya dimanfaatkan sebagai daerah transit dalam pratik perdangangan orang. Namun, kondisi tersebut membuat wilayah Kabupaten Nunukan seolah-olah menjadi daerah pemasok utama korban perdagangan orang.

"Karena kita sebagai wilayah perbatasan akhirnya seakan-akan kita yang menjadi pemasok utama korban TPPO", AKBP Ruslaeni, Selasa (15/9/2026).

Meski demikian, praktik perdagangan orang di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan menjadi atensi serius bagi pihak kepolisian. Pengawasan terhadap jalur-jalur ilegal yang rentan dimanfaatkan dalam praktik perdagangan orang perlu terus diperkuat.

"Kita harus bekerjasama untuk memperkuat pengawasan di pelabuhan, termasuk jalur-jalur ilegal", ucapnya.

Ia menambahkan, pencegahan praktik perdagangan orang tidak hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat dan pemerintah daerah. Sinergi berbagai pihak diyakini akan mampu memperkuat upaya pencegahan perdagangan orang di Kabupaten Nunukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....