BPS Pastikan Tidak Ada Anomali di Balik Kenaikan IPM Nunukan
- 10 Mar 2026 05:47 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - BPS memastikan kenaikan IPM Nunukan bukan akibat anomali data. Penegasan ini disampaikan dalam wawancara di Nunukan, belum lama ini.
IPM Nunukan naik dari 68 menjadi 69 dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan ini dinilai sebagai tren positif pembangunan manusia. Hal ini disampaikan Kepala BPS Nunukan, Iskandar Ahmaddien. Selasa (10/03/2026).
" Tidak ada anomali data. Secara umum, data yang dikumpulkan sudah sesuai dengan kondisi di lapangan. Intinya, yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan akses pendidikan." katanya.
Menurutnya, tantangan utama masih berada pada sektor pendidikan, rata-rata lama sekolah masyarakat masih didominasi lulusan SMP. Pemerintah daerah didorong memperluas akses pendidikan menengah. Program kesetaraan dinilai penting menjangkau warga putus sekolah.
"Kita sudah mengetahui bahwa rata-rata pendidikan masih banyak berhenti di jenjang SMP. Maka pertanyaannya, bagaimana agar lulusan SMP bisa melanjutkan ke SMA? Salah satunya melalui program Paket C dan pendidikan kesetaraan." ujarnya.
Selain pendidikan, penguatan perlindungan sosial juga diperlukan. Layanan kesehatan dasar dan ekonomi lokal perlu diperkuat.
"Selain itu, program bantuan sosial dan perlindungan sosial perlu terus diperkuat. Penguatan layanan kesehatan dasar juga penting. Di sisi lain, pemulihan dan penguatan aktivitas ekonomi lokal harus terus didorong. Saya kira langkah-langkah tersebut yang sebelumnya sudah saya sebutkan bisa menjadi strategi untuk mendorong kenaikan IPM secara lebih signifikan." katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....