Kondisi Geografis Pengaruhi Minat Brand Besar Sektor Kuliner Masuk di Nunukan
- 05 Mar 2026 21:51 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Kondisi geografis Kabupaten Nunukan dinilai menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi minat brand besar di sektor kuliner, seperti KFC untuk membuka usaha di wilayah ini. Letak daerah yang terpisah oleh laut serta sebaran penduduk yang tidak berada dalam satu daratan membuat potensi pasar dinilai belum cukup besar bagi usaha berskala nasional.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Kabupaten Nunukan, Muhtar, menjelaskan bahwa penduduk yang tersebar di empat wilayah, yakni Pulau Nunukan, Pulau Sebatik, Kabudaya dan Krayan membuat pasar di wilayah Nunukan cenderung kecil. Kondisi ini dinilai menjadi pertimbangan utama karena potensi omzet yang diperoleh belum tentu mampu menutup biaya operasional usaha berskala besar.
"Seandainya Nunukan memiliki penduduk yang berada dalam satu daratan, tentu potensi omzetnya bisa lebih besar," ujar Muhtar, Kamis (5/3/2026).
Menurut Muhtar, usaha berskala kecil justru lebih mampu bertahan di wilayah seperti Nunukan karena kebutuhan jumlah pelanggan tidak terlalu besar. Sementara itu, usaha berskala besar membutuhkan jumlah konsumen yang lebih tinggi agar operasional bisnis dapat berjalan dan menghasilkan keuntungan.
"Contohnya, usaha seperti Hotways, awalnya ramai, tetapi beberapa hari kemudian mulai menurun. Jadi, kalau bisnisnya besar memang cukup sulit untuk bertahan," katanya.
Ia menambahkan bahwa Kota Tarakan dinilai lebih berpotensi menjadi lokasi pengembangan brand besar dibading Kabupaten Nunukan. Hal ini lantaran jumlah penduduk terpusat dalam satu kawasan. Selan itu, Kota Tarakan juga menjadi daerah transit yang ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai wilayah sehingga membuat aktivitas ekonomi di wilayah tersebut lebih dinamis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....