Kebakaran Mansalong, Kerugian Capai Rp 19,27 Miliar

  • 18 Sep 2025 15:22 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Dampak kebakaran hebat yang melanda Desa Mansalong, Kecamatan Lumbis, Kabupaten Nunukan pada Minggu (14/9/2025) mulai terdata secara rinci. Berdasarkan hasil kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nunukan, kebakaran tersebut menghanguskan puluhan bangunan dan menyebabkan kerugian materil hingga Rp 19,27 miliar.

Sedikitnya 56 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal akibat peristiwa itu. Mereka kini terpaksa mengungsi ke posko tanggap darurat yang didirikan pemerintah bersama TNI, Polri, dan relawan.

Dalam peristiwa tersebut, 3 unit bangunan asrama pelajar terbakar habis, sementara 48 unit rumah toko (ruko) luluh lantak dilalap api. Kondisi ini membuat roda perekonomian masyarakat setempat terhenti mendadak.

Selain kehilangan rumah dan aset berharga, masyarakat juga menghadapi kesulitan lain. Aktivitas sekolah bagi anak-anak terdampak terhenti, pasokan listrik terputus, dan instalasi air bersih rusak parah. Beberapa fasilitas umum juga ikut terbakar.

“Bencana ini berdampak luas, bukan hanya kerugian fisik tapi juga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi warga,” ujar Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam keterangannya, Senin (15/9/2025).

Baca Juga: Solidaritas Malinau Turun Tangan Padamkan Api di Mansalong

Baca Juga: Wabup Hermanus Instruksikan BPBD Data Korban Kebakaran Lumbis

Pemerintah Kabupaten Nunukan telah menetapkan status tanggap darurat bencana non alam selama 14 hari, terhitung 14–27 September 2025. Penanganan darurat diprioritaskan pada pemenuhan kebutuhan dasar korban, perlindungan pengungsi, serta pemulihan sarana vital.

Segala biaya penanganan darurat akan ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Nunukan Tahun 2025, serta dukungan dari sumber dana sah lainnya. (Pemkab Nunukan/MM)


google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....