Sejarah Sate, Kuliner Legendaris Indonesia

  • 25 Okt 2025 05:27 WIB
  •  Nunukan

KBRN, Nunukan: Sate memiliki sejarah panjang di Indonesia yang dimulai dari zaman kerajaan Majapahit atau bahkan sebelumnya, yang kemudian berkembang melalui pengaruh budaya asing seperti pedagang India dan Arab yang membawa konsep kebab.

Pada awalnya, sate adalah hidangan bangsawan yang kemudian menjadi populer di kalangan masyarakat luas melalui pedagang kaki lima pada abad ke-19. Kini, sate telah berkembang menjadi berbagai variasi di sesuaikan dengan daerah khas dan menyebar ke seluruh Nusantara hingga ke negara tetangga.

Banyak Pendapat Terkait Asal Muasal Sate Hingga Masuk Ke Indonesia.

Pertanyaannya, dari mana sate berasal? Apakah dari India, Tiongkok, atau hasil kreasi masyarakat Indonesia atau Nusantara sendiri?

Ada beberapa versi mengenai sejarah sate dan asal negara yang menghadirkannya ke Nusantara. Ada yang menyebut sate berasal dari Gujarat atau India, ada juga yang menyebut dari Tiongkok, bahkan ada juga teori itu panganan asli Indonesia.

Menurut buku Balinese Food: The Traditional Cuisine & Food Culture of Bali karya Vivienne Kruger (2014), sate diperkirakan berasal dari Bahasa Tamil, yaitu "Sathai". Kata ini untuk menyebut potongan daging yang diasinkan lalu dipanggang dengan tusuk kayu dan dicelupkan ke dalam saus khusus sebelum dimakan.

Baca Juga: Sejarah dan Tradisi Kue Ulang Tahun

Sate diolah dengan memotong daging menjadi bagian-bagian kecil, ditusuk ke batang bambu, kemudian dibakar dan dibumbui. Dipercaya bahwa tujuan memotong daging menjadi kecil-kecil adalah agar cepat matang dan bumbu dapat meresap dengan sempurna.

Sate menyebar ke seluruh Nusantara, dan setiap daerah mengembangkan variasi sate yang khas, seperti Sate Madura, Sate Padang, dan Sate Maranggi. (Sumber: Nationalgeographic)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....