Rujak Buah Berasal dari Tradisi Kuliner Jawa Tengah
- 13 Mei 2026 05:55 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Cikal bakal rujak buah berakar dari tradisi kuliner Jawa Tengah dan tercatat dalam Prasasti Paradah dari masa Mataram Kuno tahun 943 Masehi.
Awalnya, makanan ini merupakan olahan buah dan sayur segar dengan bumbu ulek atau Terasi dan gula jawa yang kini menjadi kuliner populer di Indonesia, khususnya dalam tradisi Jawa.
Kata "Rujak" yang sudah ada sejak tahun 943 Masehi dan diyakini berasal dari wilayah Jawa Tengah. Rujak, terutama rujak gobet merupakan elemen wajib dalam tradisi Mitoni atau tujuh bulanan masyarakat Jawa, yang melambangkan pengharapan agar calon anak sukses dan diterima di masyarakat.
Baca Juga: Makanan Bau namun Rasanya Bikin Ketagihan
Rujak buah tradisional terdiri dari potongan buah segar seperti mangga muda, nanas, kedondong, dan mentimun. Sedangkan, Bumbu dasar rujak terdiri dari campuran gula merah, cabai, asam jawa, dan terasi yang diulek.
Ada pendapat populer yang menyebutkan rujak berasal dari cerita penemu makanan berbahan buah dan sayur bernama Abdul Rozak, meskipun ini masih simpang siur.
Rujak telah berkembang menjadi berbagai variasi seperti rujak ulek dari Jakarta, rujak gobet, dan rujak cingur yang terkenal di Surabaya. (Sumber: Indonesiakaya)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....