Efek pada Tubuh saat Mengurangi Konsumsi Gula
- 14 Sep 2026 16:14 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan : Mengurangi konsumsi gula bukan berarti harus menghilangkan seluruh gula dari makanan. Yang perlu diperhatikan adalah gula tambahan, yaitu gula yang ditambahkan ke makanan atau minuman selama proses pengolahan maupun saat penyajian. Mengurangi asupan gula tambahan dapat membantu menjaga pola makan tetap sehat dan seimbang.
Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk memperhatikan jumlah gula yang dikonsumsi setiap hari. Gula tambahan antara lain terdapat pada gula pasir, gula merah, sirup, madu yang ditambahkan ke makanan atau minuman, serta berbagai pemanis dalam produk olahan. Sementara itu, gula alami terdapat secara alami dalam bahan pangan seperti buah dan susu tanpa tambahan pemanis.
Perbedaan ini penting karena buah, misalnya, tidak hanya mengandung gula alami, tetapi juga menyediakan serat, vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya. Karena itu, mengurangi gula tambahan tidak sama dengan harus berhenti mengonsumsi buah atau makanan bergizi yang secara alami mengandung gula.
Saat konsumsi gula tambahan dikurangi, salah satu perubahan yang dapat dirasakan adalah keinginan terhadap makanan dan minuman manis menjadi lebih terkendali. Pada awalnya, sebagian orang mungkin merasa lebih sulit menahan keinginan mengonsumsi makanan manis. Namun, kebiasaan mengurangi rasa manis secara bertahap dapat membantu menyesuaikan selera.
| Baca juga: Manfaat Minum Susu Kunyit untuk Kesehatan |
Mengurangi gula tambahan juga dapat membantu mengontrol asupan kalori. Jika sebelumnya kalori banyak berasal dari minuman manis, makanan ringan, kue, permen, atau produk olahan tinggi gula, menguranginya dapat mendukung pengelolaan berat badan, terutama jika diikuti pola makan bergizi seimbang dan aktivitas fisik yang cukup.
Kemenkes juga menganjurkan masyarakat memperhatikan label pangan sebelum membeli produk kemasan. Periksa kandungan gula dan batasi makanan maupun minuman yang mengandung gula tambahan dalam jumlah tinggi. Air putih dapat menjadi pilihan utama untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh dibandingkan minuman manis.
Jadi, berhenti konsumsi gula bukan berarti menghilangkan semua gula dari makanan, melainkan membatasi gula tambahan dan mengutamakan sumber pangan bergizi. Dengan membiasakan diri mengurangi makanan dan minuman manis, masyarakat dapat menerapkan pola makan yang lebih sehat. Mulai kurangi gula tambahan secara bertahap dan tetap konsumsi makanan bergizi seimbang. (Sumber.Kemenkes)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....