Pertolongan Pertama pada Orang yang Mengalami Heat Stroke

  • 20 Agt 2026 00:19 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan: Saat ini iklim dunia sedang berada dalam kondisi pemanasan global yang semakin memburuk. Krisis iklim ini dapat menjadi pemicu terjadinya bencana hidrometeorologi seperti cuaca ekstrem, kekeringan panjang dan ancaman lokal.

Selain efek makro, keadaan yang kian hari kian memanas ini dapat meningkatkan resiko seseorang mengalami heat stroke. Melansir dari laman Cleveland Clinic, heat stroke merupakan kondisi dimana suhu tubuh meningkat drastis melampaui batas kemampuan toleransi tubuh, yang akhirnya bisa membahayakan hingga mengancam nyawa.

Gejala Heat Stroke

Berdasarkan penjelasan pada laman Health Shots dan Cleveland Clinic, beberapa gejala yang muncul ketika seseorang mengalami heat stroke antara lain berkeringat berlebihan, pusing, mual dan kram otot. Kemudian pandangan buram, lemas, linglung, perkataan tidak jelas (pelo), detak jantung meningkat, atau rasa haus ekstrem.

Pertolongan Pertama Ketika Mengalami Heat Stroke

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan ketika seseorang mengalami heat stroke adalah memindahkan korban ke tempat yang dingin dan teduh untuk mengurangi paparan panas. Setelah itu letakkan kakinya pada posisi lebih tinggi untuk memperlancar peredaran darah.

Baru kemudian mulai lakukan langkah-langkah yang bertujuan untuk menurunkan suhu tubuh. Mulai dari mengipasi, melonggarkan pakaian, mengelap bagian tubuh dengan lap basah atau mencipratkan air. Jika orang tersebut masih sadar, berikan ia minum sedikit demi sedikit untuk mengurangi dehidrasi.

Bila Kondisi Lebih Parah Maka Cari Pertolongan Medis

Pertolongan pertama hanya dilakukan ketika kondisi korban masih pada tahap awal. Namun, bila mendapati keadaannya telah berada pada level kritis dengan gejala tidak ada respons, tidak bernapas secara normal, atau tidak ada denyut nadi, maka segera hubungi pihak medis.

Melansir dari laman Health Shots, dr. Chakraborty memperingatkan bahwa ketika seseorang berada dalam kondisi heat stroke tingkat berbahaya dengan gejala yang bisa mengarah pada henti jantung tersebut, maka segeralah hubungi medis. Tindakan cepat medis diperlukan untuk mengurangi resiko yang mengancam nyawa.

(Sumber: Cleveland Clinic dan Health Shots)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....