Tanda Tubuh Seseorang Kekurangan Vitamin B

  • 15 Sep 2026 17:04 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan : Tubuh mudah lelah, sering kesemutan, hingga muncul sariawan berulang, jangan buru-buru dianggap sebagai keluhan biasa. Kondisi tersebut bisa menjadi tanda tubuh kekurangan vitamin B. Vitamin B merupakan kelompok vitamin yang berperan penting dalam menjaga metabolisme energi, fungsi saraf, pembentukan sel darah merah, serta berbagai proses penting lainnya di dalam tubuh.

Kekurangan vitamin B dapat menimbulkan gejala yang berbeda, tergantung jenis vitamin B yang kurang. Salah satu yang cukup dikenal adalah kekurangan vitamin B12, yang dapat menyebabkan tubuh terasa lemas, mudah lelah, pusing, serta mengalami kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki.

Selain itu, perubahan pada kondisi mulut juga patut diperhatikan. Sariawan, lidah terasa nyeri atau tampak lebih merah, serta pecah-pecah pada sudut bibir dapat berkaitan dengan kekurangan beberapa jenis vitamin B, termasuk vitamin B2, B6, dan B12. Namun, gejala tersebut juga bisa disebabkan oleh kondisi kesehatan lainnya.

Tanda lain yang mungkin muncul adalah perubahan pada kulit dan rambut. Pada sebagian orang, kekurangan vitamin B tertentu dapat menyebabkan kulit menjadi lebih kering atau mengalami gangguan tertentu. Sementara itu, kekurangan vitamin B juga dapat memengaruhi kondisi tubuh secara umum sehingga seseorang merasa kurang bertenaga.

Vitamin B juga memiliki peran penting terhadap sistem saraf. Karena itu, kekurangan vitamin B tertentu dapat ditandai dengan mudah mengalami perubahan suasana hati, sulit berkonsentrasi, atau gangguan pada fungsi saraf. Pada kondisi yang lebih berat dan berlangsung lama, terutama kekurangan vitamin B12, gangguan saraf dapat menjadi lebih serius.

Untuk mencegah kekurangan vitamin B, masyarakat dianjurkan mengonsumsi makanan beragam dan bergizi seimbang. Sumber vitamin B antara lain daging, ikan, telur, susu dan produk olahannya, kacang-kacangan, biji-bijian, serta sayuran hijau. Kebutuhan setiap orang dapat berbeda, sehingga pola makan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh dan kebutuhan gizi masing-masing.

Jika mengalami keluhan seperti kelelahan berkepanjangan, kesemutan, gangguan pada mulut, atau gejala lain yang terus berulang, sebaiknya jangan langsung mengonsumsi suplemen tanpa mengetahui penyebabnya. Konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan agar dapat dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat. Jaga asupan gizi, kenali sinyal tubuh, dan jangan abaikan keluhan yang berlangsung terus-menerus. (Sumber.Kemenkes)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....