Paparan Layar Berlebih Ganggu Kesehatan Mata

  • 22 Jul 2026 00:39 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan : Kemenkes mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan perangkat digital karena paparan layar secara berlebihan dapat mengganggu kesehatan mata. Seiring meningkatnya penggunaan telepon pintar, komputer, dan tablet dalam aktivitas sehari-hari, risiko gangguan penglihatan akibat terlalu lama menatap layar juga semakin tinggi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Paparan layar dalam waktu lama dapat menyebabkan digital eye strain atau kelelahan mata digital. Kondisi ini ditandai dengan mata terasa kering, perih, lelah, penglihatan kabur, mata berair, hingga sakit kepala. Keluhan tersebut umumnya muncul karena mata dipaksa terus-menerus fokus pada layar tanpa jeda istirahat yang cukup.

Selain menyebabkan kelelahan mata, penggunaan gawai yang berlebihan juga dapat meningkatkan risiko gangguan penglihatan, terutama pada anak yang masih berada dalam masa pertumbuhan. Kebiasaan menatap layar dari jarak terlalu dekat dan dalam durasi yang panjang dapat mempercepat terjadinya rabun jauh atau miopia. Oleh karena itu, orang tua diimbau mengawasi penggunaan gawai oleh anak sesuai usia dan kebutuhannya.

Untuk menjaga kesehatan mata, Kemenkes menganjurkan masyarakat menerapkan aturan 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, alihkan pandangan ke objek yang berjarak sekitar 20 kaki atau enam meter selama sedikitnya 20 detik. Cara sederhana ini membantu mengurangi ketegangan otot mata dan memberikan kesempatan bagi mata untuk beristirahat.

Selain membatasi waktu penggunaan layar, masyarakat juga dianjurkan menjaga pencahayaan ruangan agar tidak terlalu redup atau terlalu terang saat menggunakan perangkat digital. Posisi layar sebaiknya berada sejajar atau sedikit di bawah pandangan mata dengan jarak sekitar 50 hingga 70 sentimeter. Mengedipkan mata lebih sering serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga dapat membantu mencegah mata menjadi kering.

Kemenkes turut mengingatkan pentingnya menerapkan gaya hidup sehat untuk menjaga fungsi penglihatan. Konsumsi makanan yang kaya vitamin A, vitamin C, vitamin E, lutein, dan omega-3, seperti wortel, bayam, brokoli, ikan, serta buah-buahan, dapat membantu menjaga kesehatan mata. Aktivitas di luar ruangan juga dianjurkan, terutama bagi anak-anak, guna mengurangi risiko gangguan penglihatan akibat terlalu lama berada di depan layar.

Kemenkes berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan mata di era digital. Dengan membatasi waktu screen time, menerapkan kebiasaan istirahat mata, serta menjalani pola hidup sehat, risiko gangguan penglihatan akibat paparan layar berlebih dapat diminimalkan sehingga kualitas penglihatan tetap terjaga hingga usia lanjut. (Sumber.Kemenkes)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....