Kurang Tidur Membuat Anda Merasa Lapar
- 17 Apr 2026 22:19 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan: Pernahkah Anda merasa sangat ingin menyantap makanan manis atau berlemak setelah begadang semalaman? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa fenomena ini bukan sekadar masalah kurang disiplin, melainkan reaksi biologis tubuh akibat kurang tidur.
Para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa durasi tidur yang tidak cukup mengganggu keseimbangan dua hormon utama yang mengatur nafsu makan:
Ghrelin: Hormon yang mengirimkan sinyal lapar ke otak. Saat kurang tidur, kadar hormon ini meningkat tajam.
Baca juga: Dampak Psikososial Obesitas pada AnakLeptin: Hormon yang memberi tahu otak bahwa Anda sudah kenyang. Saat kurang tidur, kadar hormon ini justru menurun.
Kekacauan Sinyal Otak
Selain ketidakseimbangan hormon, kurang tidur juga memicu area di otak yang bernama endocannabinoid. Sistem ini mirip dengan efek yang dihasilkan oleh senyawa pada ganja, yang membuat makanan terlihat jauh lebih menggoda dari biasanya, terutama makanan tinggi kalori dan gula.
"Ketika tubuh lelah, otak akan mencari sumber energi instan untuk tetap terjaga. Itulah sebabnya kita lebih memilih donat atau gorengan daripada buah-buahan saat mengantuk," ujar pakar kesehatan tidur.
Tips Mengatasi "Lapar Palsu" Akibat Begadang:
Prioritaskan Tidur: Usahakan tidur 7–9 jam setiap malam.
Hidrasi: Seringkali tubuh salah mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar. Minumlah air putih saat merasa lapar di jam yang tidak wajar.
Protein dan Serat: Jika harus makan saat lelah, pilih makanan tinggi protein untuk memberikan rasa kenyang lebih lama.
Dengan memperbaiki pola tidur, Anda tidak hanya merasa lebih segar, tetapi juga lebih mudah menjaga berat badan ideal karena nafsu makan yang lebih terkendali.(Sumber: Kemkes RI).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....