Kodim Nunukan Bangun Karakter Pelajar Perbatasan Berintegritas Nasional

  • 31 Jul 2026 21:28 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan kembali menegaskan bahwa membangun negeri tidak hanya dilakukan melalui pembangunan jalan, jembatan, maupun fasilitas umum. Di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia, pembangunan karakter generasi muda dinilai sama pentingnya sebagai benteng pertahanan bangsa di masa depan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan Wawasan Bela Negara dan Penguatan Karakter Generasi Muda yang digelar Satgas TMMD ke-129 di SMK Negeri 1 Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan. Kegiatan yang menjadi salah satu sasaran nonfisik TMMD tersebut berlangsung penuh antusias.

Puluhan siswa mengikuti setiap materi yang disampaikan personel Satgas TMMD dengan semangat, bahkan aktif berdialog mengenai tantangan kehidupan di wilayah perbatasan. Penyuluhan dipimpin langsung Bintara Tinggi Staf Teritorial (Bati Staf Ter) Kodim 0911/Nunukan, Serka Aditya Chandra, bersama personel Satgas TMMD lainnya.

Dalam penyampaiannya, para prajurit memberikan pemahaman mengenai pentingnya wawasan kebangsaan, nilai-nilai bela negara, kedisiplinan, bahaya kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba, serta ancaman masuknya pengaruh negatif akibat perkembangan teknologi dan globalisasi.

Para siswa juga diajak memahami bahwa menjaga kedaulatan negara bukan semata-mata tugas aparat keamanan, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara, termasuk kalangan pelajar sebagai generasi penerus bangsa.

Sebatik Barat yang berada di garis perbatasan Indonesia dengan Malaysia memiliki posisi strategis sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karena itu, penanaman nilai kebangsaan kepada generasi muda menjadi investasi penting dalam menjaga keutuhan bangsa.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas TMMD ingin memastikan para pelajar memiliki karakter yang kuat, menjunjung tinggi nilai Pancasila, menghormati keberagaman, serta memiliki semangat persatuan yang kokoh di tengah derasnya arus perubahan zaman.

Selain membentuk karakter, penyuluhan juga menjadi ruang edukasi bagi pelajar agar mampu menyaring informasi secara bijak, menghindari pergaulan negatif, serta memanfaatkan perkembangan teknologi untuk hal-hal yang produktif.

Bati Staf Ter Kodim 0911/Nunukan, Serka Aditya Chandra, mengatakan pembangunan sumber daya manusia merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tujuan TMMD.

Menurutnya, pembangunan fisik akan memberikan manfaat maksimal apabila diimbangi dengan lahirnya generasi muda yang memiliki karakter, integritas, dan kecintaan terhadap tanah air.

"Kegiatan ini sangat penting untuk generasi muda, khususnya adik-adik kita yang berada di garis perbatasan. Mereka adalah calon pemimpin bangsa masa depan. Tanpa karakter yang kuat dan pemahaman bela negara yang benar, mereka akan mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Kami ingin memastikan semangat nasionalisme dan cinta tanah air tetap membara di dada mereka," ujar Serka Aditya Chandra, Jumat (31/7/2026).

Ia menambahkan bahwa wilayah perbatasan memiliki tantangan yang berbeda dibandingkan daerah lain. Oleh sebab itu, generasi muda harus memiliki ketahanan mental, wawasan kebangsaan, dan rasa bangga sebagai bagian dari bangsa Indonesia.

Menurutnya, bela negara tidak selalu diwujudkan dengan mengangkat senjata, tetapi dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti belajar dengan sungguh-sungguh, menaati aturan sekolah, menghormati orang tua dan guru, serta menjaga persatuan dan kerukunan di lingkungan sekitar.

Ia berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam penyuluhan tersebut dapat menjadi bekal bagi para pelajar dalam menghadapi tantangan kehidupan di masa depan. Program penyuluhan bela negara menjadi bukti bahwa TMMD hadir tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga membangun karakter masyarakat sebagai pondasi utama pembangunan nasional.

Kegiatan nonfisik seperti ini juga diharapkan mampu melahirkan generasi muda perbatasan yang memiliki daya saing, berakhlak mulia, berintegritas, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Semangat kebersamaan antara TNI dan dunia pendidikan menjadi modal penting dalam menciptakan generasi emas Indonesia yang siap menghadapi tantangan global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila.

Melalui TMMD ke-129, Kodim 0911/Nunukan kembali menegaskan bahwa menjaga perbatasan tidak hanya dilakukan dengan memperkuat infrastruktur dan keamanan wilayah, tetapi juga dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Dari ruang-ruang kelas di beranda terdepan negeri, semangat cinta tanah air terus dipupuk sebagai fondasi menuju Indonesia yang maju, tangguh, dan berdaulat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....