Gotong Royong TNI Rakyat Bangun Sebatik Lebih Sejahtera

  • 30 Jul 2026 00:17 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan – Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat. Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun wilayah perbatasan.

Sejak dimulainya program TMMD, masyarakat terlihat antusias bergabung bersama prajurit TNI menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan yang telah direncanakan. Setiap hari, prajurit dan warga bekerja bahu-membahu membangun jalan, memperbaiki fasilitas umum, serta melaksanakan program bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pemandangan kebersamaan tersebut menjadi bukti bahwa semangat kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terjaga dengan baik di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan. Bagi masyarakat Desa Liang Bunyu, TMMD bukan hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga membangun optimisme untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan semakin terbukanya akses jalan, masyarakat kini memiliki harapan baru untuk meningkatkan hasil usaha pertanian, perkebunan, maupun perikanan yang menjadi sumber mata pencaharian utama. Jalur transportasi yang lebih baik juga diyakini akan mempercepat distribusi barang dan jasa sehingga aktivitas ekonomi masyarakat semakin berkembang.

Selain pekerjaan fisik, prajurit Kodim 0911/Nunukan juga melaksanakan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, pelayanan keluarga berencana, pencegahan stunting, penyuluhan hukum, serta wawasan kebangsaan. Program-program tersebut disambut hangat oleh masyarakat karena memberikan manfaat yang langsung dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu pemerintah mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan.

"TMMD bukan hanya membangun jalan atau rumah. Yang lebih penting adalah membangun kebersamaan, membangun harapan, dan membangun masa depan masyarakat. Ketika TNI dan rakyat bersatu, tidak ada pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan," kata Letkol Inf Tony Prasetyo, Rabu (29/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan TMMD merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, instansi terkait, hingga masyarakat yang dengan sukarela ikut bergotong royong.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Liang Bunyu yang telah bekerja bersama prajurit TNI. Kebersamaan ini menjadi energi besar untuk menyelesaikan seluruh sasaran TMMD tepat waktu dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan di kawasan perbatasan merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada di garis terdepan NKRI. Masyarakat pun berharap program TMMD dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak pembangunan yang dapat dirasakan oleh warga di wilayah perbatasan.

Kebersamaan antara TNI dan masyarakat selama pelaksanaan TMMD telah menciptakan ikatan yang kuat, sekaligus menumbuhkan semangat saling membantu dalam membangun desa. Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada anggaran, tetapi juga pada kepedulian, kekompakan, dan semangat gotong royong seluruh elemen bangsa.

TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan menjadi simbol hadirnya negara di tengah masyarakat perbatasan, memastikan pembangunan terus berjalan hingga ke pelosok negeri.

Dengan semangat pengabdian tanpa batas, Kodim 0911/Nunukan bersama masyarakat Desa Liang Bunyu terus melangkah membangun wilayah perbatasan yang lebih maju, sejahtera, tangguh, dan berdaulat demi mewujudkan Indonesia yang semakin kuat dari beranda terdepan NKRI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....