Ketahanan Pangan Perbatasan Menguat Bersama Kodim dan Petani
- 31 Jul 2026 16:02 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Komitmen TNI dalam memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke wilayah perbatasan. Melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129, Kodim 0911/Nunukan menggandeng Kelompok Tani Matirowali di Desa Binusan, Kecamatan Nunukan, untuk memperkuat sektor pertanian sebagai penyangga ketahanan pangan masyarakat.
Program tersebut menjadi salah satu sasaran nonfisik TMMD yang mendapat perhatian besar dari masyarakat. Selain membangun infrastruktur, TMMD juga hadir untuk meningkatkan kesejahteraan warga melalui pemberdayaan sektor pertanian.
Personel Satgas TMMD Ke-129 bersama anggota Kelompok Tani Matirowali turun langsung ke lahan pertanian.
Mereka bergotong royong mengolah lahan, menyiapkan media tanam, hingga memberikan pendampingan kepada para petani. Kebersamaan antara prajurit TNI dan petani mencerminkan kuatnya semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun wilayah perbatasan.
Pendampingan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengembangkan potensi lahan yang dimiliki. Desa Binusan memiliki potensi pertanian yang cukup besar. Dengan pengelolaan yang lebih baik, sektor pertanian diyakini mampu menjadi salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat.
Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0911/Nunukan ingin memastikan bahwa pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri. Kegiatan pendampingan kepada kelompok tani juga menjadi bagian dari dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan selaku Dansatgas TMMD Ke-129, Letkol Inf Tony Prasetyo, menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan fondasi penting dalam menjaga ketahanan wilayah, khususnya di kawasan perbatasan Indonesia.
"Wilayah perbatasan harus mampu menjadi daerah yang mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya. Melalui TMMD Ke-129, kami hadir tidak hanya membangun jalan dan fasilitas umum, tetapi juga mendampingi masyarakat agar mampu meningkatkan produktivitas pertanian demi kesejahteraan bersama," kata Letkol Inf Tony Prasetyo, Jumat (31/7/2026).
Ia mengatakan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.
"Kami berharap keberadaan Satgas TMMD mampu memberikan motivasi kepada para petani untuk terus mengelola lahannya secara optimal. Jika sektor pertanian berkembang, maka kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat dan ketahanan wilayah semakin kuat," lanjutnya.
Menurut Dandim, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur, tetapi juga dari meningkatnya kemampuan masyarakat dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Pendampingan kepada Kelompok Tani Matirowali menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian TNI dalam membantu masyarakat meningkatkan hasil pertanian.
Para petani menyambut baik kehadiran Satgas TMMD yang selama ini ikut bekerja bersama mereka di lapangan. Kehadiran prajurit TNI dinilai mampu membangkitkan semangat dan optimisme para petani.
Kolaborasi yang terjalin antara Kodim 0911/Nunukan dan Kelompok Tani Matirowali diharapkan mampu melahirkan inovasi baru dalam pengembangan sektor pertanian di Desa Binusan.
Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas TMMD kembali membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat mampu menghasilkan perubahan nyata bagi pembangunan desa.
Melalui TMMD Ke-129, Kodim 0911/Nunukan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kedaulatan wilayah perbatasan melalui pembangunan yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....