Urat Nadi Ekonomi Sebatik Barat Terbuka Berkat Kehadiran Kodim
- 30 Jul 2026 00:08 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang dilaksanakan Kodim 0911/Nunukan di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, membawa harapan baru bagi masyarakat perbatasan. Berbagai pembangunan yang dikerjakan menjadi jawaban atas kebutuhan warga akan akses infrastruktur yang lebih baik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Desa Liang Bunyu memiliki posisi strategis sebagai beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Namun, selama bertahun-tahun masyarakat masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan akses jalan yang berdampak pada aktivitas ekonomi.
Melalui TMMD ke-129, Kodim 0911/Nunukan berupaya membuka keterisolasian tersebut dengan membangun dan meningkatkan infrastruktur yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Peningkatan akses jalan menjadi sasaran utama karena diyakini mampu mempercepat mobilitas warga, memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, maupun perikanan, serta memangkas biaya transportasi yang selama ini cukup tinggi.
Selain pembangunan jalan, program TMMD juga menyasar renovasi fasilitas umum serta bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung oleh warga. Keberadaan infrastruktur yang semakin baik diharapkan menjadi fondasi bagi tumbuhnya berbagai sektor usaha masyarakat, mulai dari pertanian, perdagangan, hingga jasa.
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik berupa penyuluhan kesehatan, pelayanan keluarga berencana, pencegahan stunting, hingga edukasi mengenai wawasan kebangsaan. Program tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan secara langsung dalam setiap tahapan pembangunan.
Semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat terlihat hampir setiap hari. Warga dengan sukarela membantu pekerjaan pembangunan sebagai bentuk kebersamaan dalam membangun desa. Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan Letkol Inf Tony Prasetyo mengatakan TMMD merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
| Baca juga: Prakiraan Cuaca Diwilayah Nunukan |
"TMMD bukan sekadar membangun jalan atau rumah. Kami ingin membuka urat nadi perekonomian masyarakat sehingga hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan dapat dipasarkan lebih mudah. Ketika akses terbuka, kesejahteraan masyarakat juga akan ikut meningkat," kata Letkol Inf Tony Prasetyo, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, pembangunan yang dilakukan melalui TMMD menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan wilayah sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke pelosok perbatasan. Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan seluruh sasaran TMMD ke-129.
"Kami sangat mengapresiasi antusiasme masyarakat Liang Bunyu yang bekerja bersama prajurit tanpa mengenal lelah. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan bangsa dalam membangun Indonesia dari wilayah perbatasan," ujarnya.
Warga berharap pembangunan yang dilakukan Kodim 0911/Nunukan tidak hanya memberikan manfaat untuk saat ini, tetapi juga menjadi modal pembangunan jangka panjang bagi generasi mendatang. Dengan semakin terbukanya akses transportasi, berbagai potensi ekonomi Desa Liang Bunyu diyakini akan berkembang lebih pesat sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
TMMD ke-129 menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan nyata yang mampu menghadirkan perubahan bagi masyarakat. Kehadiran Kodim 0911/Nunukan di Desa Liang Bunyu pun menjadi simbol hadirnya negara di wilayah perbatasan, memastikan pembangunan terus berjalan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat dari waktu ke waktu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....