Pawai Budaya HUT Nunukan Dongkrak Permintaan Sewa Pakaian Adat

  • 07 Okt 2026 13:21 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID, Nunukan - Pawai budaya menjadi salah satu rangkaian yang dinantikan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Nunukan. Di balik kemeriahan itu, ada peluang ekonomi yang dirasakan penyedia jasa sewa pakaian adat.

Setiap pawai budaya, peserta tampil menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah. Hal ini membuat permintaan sewa pakaian adat meningkat menjelang pelaksanaan pawai.

Karyawan salah satu penyedia jasa sewa pakaian adat di Nunukan, Mimi mengatakan, layanan sewa mulai dipersiapkan sejak tiga pekan sebelum pelaksanaan pawai budaya. Hingga H-3, ribuan pakaian adat telah dipesan pelanggan.

"Kalau keseluruhan ada lebih 10.000 pasang pakaian adat yang kami siapkan, cuma paling banyak pakaian Bugis," kata Mimi, Rabu (7/10/2020).

Mimi menyebut, secara keseluruhan pihaknya menyiapkan lebih dari 10 ribu pasang pakaian adat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Jumlah tersebut merupakan pakaian dari berbagai daerah, lengkap dengan aksesori yang menyesuaikan karakter masing-masing pakaian adat.

Tarif sewanya pun bervariasi, mulai dari 100 ribu hingga 250 ribu rupiah. Besaran tarif tergantung jenis pakaian dan aksesori yang digunakan.

"Yang paling mahal itu Dayak karena pernak-perniknya mahal juga, itu juga susah didapat pernak-perniknya, begitu juga dengan Tidung malah harus pesan khusus karena belum ada dijual online," ujarnya.

Bagi penyedia jasa sewa, momentum pawai budaya tidak hanya menghadirkan kemeriahan perayaan HUT Nunukan, tetapi juga menggerakkan usaha penyedia pakaian adat yang ikut menopang kebutuhan peserta untuk tampil membawa keberagaman budaya daerah.

Ia mengatakan, jasa sewa pakaian adat tersebut telah berdiri sekitar 30 tahun. Untuk melayani pelanggan menjelang pawai budaya, toko bahkan buka mulai pukul 09.00 pagi hingga pukul 22.00 malam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....