Kabut Asap Pekat, Nelayan Nunukan Kurangi Aktivitas Melaut
- 03 Sep 2026 13:39 WIB
- Nunukan
RRI.CO.ID, Nunukan - Kabut asap tebal mulai mengganggu aktivitas nelayan di perairan Nunukan. Kondisi ini bahkan mengakibatkan sebagian nelayan memilih kembali ke darat, karena jarak pandang menurun dan asap berdampak pada pernapasan.
Ketua Asosiasi Nelayan Nunukan, Syahril mengatakan, kabut asap mulai terasa pekat sejak Minggu sore saat sejumlah nelayan masih beraktivitas di laut. Hal ini mengakibatkan sebagian nelayan memilih menghentikan aktivitas dan kembali ke darat demi keselamatan.
“Iya, ada satu kami antar pulang karena dia merasa sesak dan dadanya sakit, karena pekat sekali memang Minggu sore itu,” kata Syahril, Kamis (3/9/2026).
Syahril menyebut, dalam dua hari terakhir sebagian nelayan mulai kembali melaut karena kondisi kabut asap berangsur menipis. Meski demikian, asap masih dirasakan nelayan dan membuat jarak pandang di laut berkurang dibandingkan kondisi normal.
“Sebagian sudah mulai turun kembali, karena mau bagaimana lagi mata pencaharian kita di sini saja dan asapnya juga sudah tidak seperti awal-awal itu,” ujarnya.
Menurut Syahril, kondisi tersebut membuat nelayan harus lebih berhati-hati saat berada di laut, terutama ketika jarak pandang menurun. Nelayan yang tetap melaut juga memilih lokasi yang dianggap lebih aman untuk mengurangi risiko akibat jarak pandang dan kondisi perairan.
Selain kabut asap, aktivitas nelayan Nunukan juga terkendala gelombang tinggi dan angin kencang dalam beberapa hari terakhir. Dampaknya. sebagian nelayan memilih tidak melaut, sementara nelayan yang tetap beraktivitas harus mencari lokasi yang lebih aman.
Syahril mengatakan, kondisi tersebut berdampak pada hasil tangkapan nelayan. Hasil tangkapan disebut berkurang sekitar 30 persen dibandingkan kondisi normal, karena waktu melaut terbatas dan wilayah tangkapan menyesuaikan kondisi laut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....