Asap Masih Tebal, Nunukan Perpanjang BDR Dua Hari

  • 02 Sep 2026 17:13 WIB
  •  Nunukan
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten Nunukan memperpanjang pelaksanaan BDR selama dua hari akibat ketebalan asap masih tinggi.
  • Perpanjangan BDR berlaku mulai 3 hingga 4 September 2026.
  • Pemerintah akan mengevaluasi kondisi asap untuk menentukan kelanjutan pembelajaran tatap muka.

RRI.CO.ID, Nunukan - Pemerintah Kabupaten Nunukan memperpanjang Belajar Dari Rumah (BDR) selama dua hari. Perpanjangan BDR berlaku mulai 3 hingga 4 September 2026.

Keputusan memperpanjang Belajar Dari Rumah tersebut diambil setelah pemerintah melakukan rapat koordinasi bersama instansi terkait dan BMKG. Hasil kajian menunjukkan ketebalan asap masih cukup tinggi. Hal ini disampaikan Asisten I Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Nunukan Muhammad Amin.

“Memang setelah kita melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait termasuk dari BMKG dengan teman-teman SKPD bahwa hasil kajian kondisi di lapangan untuk saat ini memang ketebalan asap masih cukup tinggi sehingga untuk BDR belajar dari rumah kita rekomendasi waktu 2 hari lagi, mulai besok tanggal 3 sampai tanggal 4 untuk perpanjangan selama 2 hari,” ujarnya, Rabu (02/09/2026).

Perpanjangan BDR dilakukan sebagai langkah menjaga kegiatan pembelajaran tetap berlangsung di tengah kondisi asap. Pemerintah daerah tetap memantau perkembangan kondisi lingkungan selama masa perpanjangan tersebut.

Evaluasi akan dilakukan untuk melihat perkembangan kondisi asap dalam beberapa hari ke depan. Hasil evaluasi menjadi pertimbangan pemerintah menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.

“Sambil perpanjangan ini kita evaluasi ke depannya ya mudah-mudahan setelah perpanjangan ini bisa kita lihat perkembangan ke depan,” katanya.

Pemerintah berharap kondisi asap segera membaik sehingga aktivitas belajar mengajar dapat kembali normal. Kebijakan BDR selanjutnya akan menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan.

“Mudah-mudahan BDR ini bisa berakhir dan bisa merasakan aktivitas belajar mengajar itu dan kembali seperti sedia kala,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....