Dampak Asap: SPPG BAS Sesuaikan Distribusi MBG

  • 31 Agt 2026 10:50 WIB
  •  Nunukan

RRI.CO.ID Nunukan: Dampak sebaran kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan turut memengaruhi pola operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bukit Arung Sejahtera di Kabupaten Nunukan. Menyusul diterbitkannya Surat Edaran Bupati Nunukan yang menginstruksikan sistem belajar dari rumah bagi pelajar PAUD/TK, SD, SMP, pihak pengelola menegaskan komitmennya untuk patuh terhadap kebijakan pemerintah daerah demi keselamatan anak-anak.

Penanggung Jawab SPPG Bukit Arung Sejahtera, Sumari, menjelaskan bahwa kebijakan darurat ini berlaku selama tiga hari mulai tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2026. Meski demikian, khusus untuk hari pertama pemberlakuan surat edaran pada Senin (31/08), distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) masih tetap berjalan terbatas untuk kelompok sasaran 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui dan balita melalui Posyandu yang jadwalnya telah dikoordinasikan sebelumnya.

"Untuk pelayanan hari ini karena sudah melakukan komunikasi dengan penanggung jawab Posyandu, jadi kami masih salurkan ke penerima manfaat 3B melalui Posyandu," ujar Sumari saat dikonfirmasi oleh RRI, Senin (31/08/2026).

https://rri.co.id/nunukan/info-pemda/2694438/pemkab-nunukan-terbitkan-se-kesiapsiagaan-karhutla-sekolah-diliburkan

Sementara itu, untuk penyaluran pada hari Selasa (01/09) dan Rabu (02/09), pihak SPPG akan menyetop sementara distribusi ke sekolah-sekolah seiring kebijakan belajar dari rumah, sembari menunggu perkembangan evaluasi cuaca lebih lanjut dari pemerintah daerah dan Badan Gizi Nasional (BGN). Terkait status para relawan dapur, Sumari menyatakan bahwa mereka tetap masuk kerja apabila ada agenda penyiapan atau aktivitas pembersihan (corvoi), sembari menunggu instruksi lanjutan.

"Jadi kami pengelola SPPG Bukit Arung Sejahtera dalam pendistribusian MBG mengikuti kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah, karena kasus ini demi kesehatan anak-anak juga," tambahnya.

Pihak SPPG berharap kondisi cuaca dan kualitas udara di Nunukan dapat segera membaik sehingga pelayanan dan distribusi program MBG bagi para siswa maupun masyarakat dapat kembali normal mulai 3 September 2026, bergantung pada situasi dan evaluasi lanjutan dari Pemkab Nunukan. MM

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....