Muhaimin Upayakan RUU TPKS Masuk Paripurna Besok

Muhaimin Iskandar / Dok Bunaiya / RRI

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar mengaku berupaya untuk memasukkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) ke dalam agenda rapat paripurna besok.

Terkait itu, pria yang akrab disapa Gus Muhaimin ini pun mendorong digelarnya rapat Badan Musyawarah (Bamus). 

"Tadi sama Pak Rachmat (Rachmat Gobel) sebagai wakil ketua berdua, sudah berusaha agar hari ini bisa dilaksanakan Bamus," katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (15/12/2021). 

Sebab ditekankan dia, besok merupakan rapat paripurna penutupan Masa Sidang II Tahun 2021-2022.

"Besok adalah paripurna terakhir yang mengakhiri masa persidangan terakhir. Saya berharap hari ini bisa bamus, tapi saya belum bisa pastikan teknisnya udah siap atau belum," tukasnya. 

Sebelumnya, Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU TPKS Willy Aditya meminta RUU tersebut dibahas pada masa reses. 

Permintaan itu sudah disampaikannya kepada pimpinan Badan Legislasi (Baleg) belum lama ini. 

"Insyaallah kita lagi komunikasi. Tadi saya bilang kalau bisa izin bersidang di masa reses. Kenapa tidak, toh undang-undang yang lain bisa kok," kata Willy. 

Sebab menurut politisi Partai NasDem ini, aturan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, terutama para korban kekerasan seksual untuk mendapatkan keadilan.

"Korban yang membutuhkan keadilan benar-benar menunggu kehadiran undang-undang (TPKS)," tekan Willy. 

Pembahasan dilakukan pada masa reses karena dia ingin RUU TPKS dapat disahkan menjadi undang-undang pada masa sidang yang akan datang. 

"Maksimal masa sidang depan sudah disahkan," ujarnya. 

Lebih lanjut Willy yakin pembahasan RUU itu tidak akan menemui kendala berarti karena pada dasarnya, hampir semua fraksi mendukung. Dukungan juga berasal dari pemerintah. 

"Semua ini kerja sama kita bersama, dan seperti saya bilang tadi, untuk pembahasan bersama pemerintah, toh kemarin, kalau sekarang boleh saya bocorkan, kemarin waktu kita Rapim, Senin, pemerintah datang ke DPR, untuk menjelaskan bagaimana pemerintah memiliki komitmen untuk menyelesaikan RUU ini," urainya. 

"Semoga surpresnya tidak lama lama lah. Karena DIM-nya sudah disusun kok sama pemerintah," tukasnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar