MSF untuk Sistem Pangan Berkelanjutan di Manggarai Barat Siap Dilaunching
- 22 Jul 2024 20:57 WIB
- Ende
KBRN, Ende: Multy Stakeholder Forum (MSF) atau kemitraan multi pihak untuk transformasi sistem pangan di Kabupaten Manggarai Barat siap dilaunching. Sesuai kesepakatan anggota MSF, launching akan direncanakan bersamaan dengan pelaksanaan Hari Pangan Sedunia pada bulan Oktober mendatang.
Demikian salah satu poin kesepakatan yang diambil oleh anggota MSF Manggarai Barat pada kegiatan ‘Temu Pandang Peserta Forum Multy Pihak untuk Transformasi Sistem Pangan dan Perubahan Iklim’, yang berlangsung di La Moringa Resto, Labuan Bajo, Senin (22/7/2024). Kegiatan temu pandang ini adalah kegiatan yang kesekian kalinya difasilitasi oleh lembaga konsorsium untuk mewujudkan program Urban Futures di Manggarai Barat.
Sekretaris Bappeda Kabupaten Manggarai Barat, Martha Alfanita, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada konsorsium yang telah memfasilitasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Atas nama Kepala Bappeda dan juga pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, untuk yang kesekian kali, saya harus berterima kasih kepada konsorsium yang memfasilitasi kegiatan kita hari ini,” jelas Martha.
Martha menjelaskan jika keberadaan MSF di Manggarai Barat sudah dilegitimasi melalui SK Bupati, yakni SK Nomor: 253/KEP/HK/2024, tentang Pembentukan Forum Kemitraan Multy Pihak untuk Transformasi Sistem Pangan di Kabupaten Manggarai Barat.
Dalam SK tersebut, terdapat tiga kelompok kerja, yakni kelompok kerja Komunikasi, Koordinasi, dan Dialog, kelompok kerja Kebijakan dan Program, serta kelompok kerja Manajemen Informasi dan Pengetahuan. Masing-masing kelompok kerja membawahi beberapa OPD dan sejumlah stakeholder sebagai anggota.
“SK sudah ada dan pada hari ini kita berkumpul untuk sama-sama sepakati, apa yang akan kita lakukan ke depan. Kita tentu harus bekerja untuk mewujudkan sistem pangan yang berkelanjutan di Manggarai Barat,” kata Martha.
Sementara itu, Said Abdullah, fasilitator kegiatan yang memandu sesi diskusi, membagi para peserta sesuai dengan tupoksi, sebagaimana yang ada dalam Surat Keputusan Bupati.
Setelah melewati diskusi, semua peserta pun sepakat bahwa hal pertama yang harus dilakukan adalah melaunching keberadaan MSF, termasuk merancang logo dan hal-hal lain yang menunjukkan identitas lembaga. Untuk mematangkan persiapan launching serta menyusun program dan kegiatan dari masing-masing kelompok kerja, pada minggu pertama bulan Agustus, para peserta kembali akan diundang untuk berdiskusi.
Adapun konsorsium yang memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini adalah Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Yayasan Humanis dan Yayasan Komodo Indonesia Lestari (Yakines), bekerja sama dengan Pemkab Manggarai Barat melalui Bappeda. (sumber Kominfo Mabar)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....