Jenazah Pelatih Valencia CF Ditemukan di Perairan Labuan Bajo
- 04 Jan 2026 14:03 WIB
- Ende
KBRN, Manggarai Barat: Tim SAR gabungan menemukan jenazah seorang laki-laki yang diduga pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 08.45 WITA. Jenazah ditemukan mengapung di permukaan laut pada hari kesepuluh sekaligus hari terakhir operasi pencarian.
Keluarga korban yang berada di Posko Operasi SAR Pelabuhan Marina Labuan Bajo memastikan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah Fernando. Kepastian itu disampaikan langsung oleh salah satu anggota keluarga korban.
“Father is found,” ujar salah satu perwakilan keluarga dengan suara bergetar di Posko Operasi SAR.
Kepastian identitas jenazah juga ditegaskan oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Ya, benar. Jenazah tersebut adalah pelatih tim B sepak bola wanita Valencia CF, Fernando Martin Carreras, warga negara Spanyol,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra.
Jenazah ditemukan di perairan antara Pulau Seraya dan Pulau Rinca, kawasan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo. Selanjutnya, korban dievakuasi ke RSUD Komodo untuk menjalani pemeriksaan medis dan proses identifikasi lebih lanjut.
“Masih dilakukan visum et repertum serta proses identifikasi oleh tim medis dan Biddokkes Polda NTT sesuai prosedur Disaster Victim Identification (DVI),” ujar Henry.
Ia menambahkan, proses identifikasi dilakukan dengan mencocokkan data ante mortem dan post mortem, baik data primer maupun sekunder, dan hasilnya telah sesuai dengan protokol DVI Interpol.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh Kapal KPC 2007 Ditpolairud Polda NTT dalam kondisi telungkup di permukaan laut.
Sementara itu, dua putra Fernando hingga kini masih dalam pencarian. Fernando bersama keluarganya merupakan korban tenggelamnya kapal pinisi Putri Sakinah di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, pada Jumat (26/12/2025).
Kapolda NTT Irjen Pol Rudi Darmoko menegaskan seluruh unsur SAR tetap dikerahkan secara maksimal untuk melanjutkan pencarian korban lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat dan nelayan yang beraktivitas di sekitar Selat Padar dan perairan sekitarnya agar segera melapor kepada petugas jika menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan korban,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....