Dari Tanah Mimika, HKTI Papua Tengah Bangun Gerakan Petani.
- 05 Okt 2026 16:41 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika - Himpunan Kerukunan Tani Indonesia atau HKTI Provinsi Papua Tengah resmi mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Cabang atau DPC HKTI dari delapan kabupaten untuk periode 2026–2031.
Pelantikan berlangsung di Kabupaten Mimika, Sabtu, 3 Oktober 2026, dan dihadiri perwakilan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Pemerintah Kabupaten Mimika, pengurus DPN HKTI, unsur TNI-Polri, tokoh adat, tokoh agama, serta para pemangku kepentingan di bidang pertanian.
Wakil Ketua Umum DPN HKTI, H. Manimbang Kahariady, mengatakan penyatuan kembali organisasi HKTI menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi petani di seluruh Indonesia.

"HKTI harus bersatu untuk memperjuangkan kepentingan petani Indonesia. Konsolidasi organisasi jangan hanya sebatas rapat dan kegiatan internal, tetapi harus membuat petani semakin sejahtera," katanya.
Menurutnya, keberhasilan HKTI dapat dilihat dari meningkatnya pendapatan petani, produktivitas pertanian, serta semakin rendahnya biaya produksi.
"Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurus organisasi, sampai lupa kepada petani. Pikiran dan tenaga kita harus kita niatkan untuk memajukan petani Indonesia," ujarnya.
Ia juga meminta pengurus HKTI di setiap daerah terus mengembangkan inovasi dan kreativitas melalui produk unggulan pertanian masing-masing.
"Nanti pada forum-forum nasional, masing-masing daerah biasanya menyampaikan produk unggulannya. Jadi berlomba-lombalah menciptakan inovasi dan kreativitas untuk memajukan petani Indonesia," katanya.

Sementara itu, dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Fransiskus Bokeyau, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan pelantikan pengurus HKTI Papua Tengah di Kabupaten Mimika.
"Sektor pertanian merupakan salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah. Pertanian tidak hanya berkaitan dengan produksi pangan, tetapi juga meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi keluarga, serta mewujudkan ketahanan pangan," ujar Fransiskus saat membacakan sambutan Bupati Mimika.
Ia berharap pengurus HKTI di setiap kabupaten dapat menyusun program kerja yang konkret, terukur, dan berorientasi pada hasil dengan mengutamakan kepentingan petani serta pengembangan potensi pertanian lokal.
"Bangun organisasi yang solid, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan petani. Perkuat koordinasi antara pengurus dan pemerintah daerah serta hadir secara nyata di tengah-tengah masyarakat tani," katanya.
Sementara itu, Ketua DPC HKTI Kabupaten Mimika, Dessy Putrika, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin HKTI Mimika.
"Ke depan, kami berkomitmen menjadikan HKTI sebagai wadah aspirasi dan keluhan para petani untuk diperjuangkan serta diteruskan kepada pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan para pemangku kepentingan terkait," kata Dessy.
Ia mengatakan HKTI Mimika akan mendorong peningkatan keterampilan petani melalui sosialisasi, pelatihan, dan pembinaan, termasuk dalam budidaya pertanian, pengelolaan hasil panen, serta manajemen keuangan.
"Kami ingin mengembangkan potensi pertanian lokal untuk mendukung program nasional ketahanan dan kedaulatan pangan, mengurangi ketergantungan pasokan pangan dari luar Papua, serta berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan pangan program Makan Bergizi Gratis atau MBG," ujarnya.
Dessy berharap sinergi antara petani, pemerintah, pelaku usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat peran HKTI dalam memperjuangkan kesejahteraan petani dan mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten Mimika.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....