Kajian BRIDA Dorong Koperasi Jadi Penggerak Ekonomi Kampung Terpencil.
- 02 Okt 2026 09:42 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Mimika – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Seminar Akhir Kajian Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Koperasi di Wilayah Terpencil Kabupaten Mimika Tahun 2026, Jumat 02 Oktober 2026, di Aula Meeting Room Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Mimika menjalankan program pembangunan dengan konsep “Membangun dari Kampung ke Kota”, khususnya dalam memperkuat ekonomi masyarakat di wilayah terpencil.
Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Petrus Pali Amba, secara resmi membuka seminar tersebut dengan pemukulan tifa, sekaligus membacakan sambutan Bupati Mimika. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada BRIDA, tim peneliti, akademisi, dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan kajian. “Hasil kajian diharapkan dapat menjadi dasar langkah yang jelas untuk memperkuat usaha warga, memperbaiki akses pasar, dan membuka kesempatan memperoleh penghasilan yang lebih baik di wilayah terpencil,” ujarnya.

Petrus mengatakan pembangunan Mimika harus menjangkau masyarakat di pesisir, pedalaman, hingga pegunungan dengan memperhatikan kondisi geografis, biaya transportasi, ketersediaan sarana, serta akses pasar. “Model usaha yang dapat berjalan di perkotaan belum tentu sesuai untuk kampung yang akses transportasi dan pasarnya terbatas,” katanya.
Menurutnya, koperasi dapat menjadi wadah masyarakat untuk menghimpun hasil produksi, memenuhi kebutuhan usaha, mengatur pemasaran, serta memperkuat posisi tawar anggota. “Manfaat tersebut akan terasa apabila koperasi dikelola dengan jujur, terbuka, dan bertanggung jawab kepada anggotanya,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya keterlibatan Orang Asli Papua, perempuan, dan generasi muda dalam pengembangan koperasi. “Pemberdayaan harus memberi ruang yang nyata kepada Orang Asli Papua, perempuan, dan generasi muda untuk terlibat sebagai pelaku usaha maupun pengelola,” kata Petrus.

Sementara itu, laporan panitia yang dibacakan Anita Rachmat Persada Jeujanan menyebutkan kajian dilaksanakan BRIDA Kabupaten Mimika bersama tim peneliti dari Institut Jembatan Bulan (IJB) Mimika. Kajian menyasar tiga wilayah, yakni Distrik Mimika Barat dengan lokasi Kokonao, Distrik Agimuga, dan Distrik Jila.
“Kajian ini dilaksanakan dengan melihat kondisi masyarakat di wilayah terpencil yang masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan akses transportasi, akses pasar, kapasitas sumber daya manusia, serta kelembagaan ekonomi masyarakat,” kata Anita.
Dalam pelaksanaannya, tim peneliti menggunakan pendekatan partisipatif dan sosial ekonomi masyarakat dengan memperhatikan kelembagaan serta potensi ekonomi lokal. Hasil kajian kemudian dirumuskan menjadi model pemberdayaan berbasis koperasi, skema implementasi, dan roadmap pelaksanaan hingga tiga tahun.
Dari tiga wilayah sasaran tersebut, Distrik Jila dinilai sebagai lokasi yang paling siap menjadi pilot project penerapan model pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi. Kajian dilaksanakan selama 120 hari kalender dan menghasilkan dokumen kajian komprehensif, policy brief, model pemberdayaan koperasi, roadmap, executive presentation, serta desain pilot project.
“Kajian ini diharapkan menjadi pijakan bagi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Mimika dalam memperkuat koperasi dan kemandirian ekonomi masyarakat di wilayah terpencil,” ujar Anita. Ia juga menyebut seminar akhir menjadi tahapan penting untuk menyempurnakan hasil kajian berdasarkan masukan dari pemerintah distrik, perangkat daerah, akademisi, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dibiayai melalui APBD Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 yang tertuang dalam DPA BRIDA Kabupaten Mimika dengan pagu anggaran Rp560 juta. Pemerintah Kabupaten Mimika berharap hasil kajian bersama Institut Jembatan Bulan Mimika dapat menjadi dasar pengembangan koperasi dan potensi ekonomi masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan, sejalan dengan program “Membangun dari Kampung ke Kota.”(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....