Kajian Akhir Tailing PTFI Disiapkan Jadi Dasar Kebijakan Mimika
- 09 Jul 2026 11:13 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID,Mimika - Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Seminar Akhir Review Masterplan Pengelolaan dan Pemanfaatan Tailing PT Freeport Indonesia di Aula Kantor Bapenda Mimika, Kamis 9 juli 2026. Kegiatan ini menjadi tahapan akhir penyempurnaan dokumen masterplan yang akan dijadikan dasar penyusunan kebijakan pengelolaan tailing di Kabupaten Mimika.
FGD dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Dr. Yohana Paliling mewakili Bupati Mimika Johannes Rettob, unsur DPRK Mimika, Forkopimda, pimpinan OPD, manajemen PT Freeport Indonesia, PT Mimika Abadi Sejahtera, YPMAK, Lemasa, Lemasko, perguruan tinggi, serta tim akademisi dari Universitas Islam Bandung sebagai penyusun kajian.
Ketua panitia yang juga Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan BRIDA Mimika, Ir. Elcardobes Sapakoly, menjelaskan seminar akhir ini merupakan forum penting untuk memperoleh masukan dalam menyempurnakan dokumen review masterplan sebelum ditetapkan sebagai acuan Pemerintah Kabupaten Mimika.

Menurutnya, Kabupaten Mimika memiliki potensi sumber daya alam yang besar sehingga pengelolaan tailing perlu dipandang tidak hanya sebagai isu lingkungan, tetapi juga sebagai peluang pembangunan daerah apabila dikelola secara ilmiah, terencana, berkelanjutan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Ia menegaskan, BRIDA memiliki peran strategis memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah disusun berdasarkan data, kajian ilmiah, dan bukti empiris. Karena itu, dokumen review masterplan diharapkan menjadi instrumen strategis dalam pengambilan keputusan pemerintah, baik untuk jangka pendek, menengah, maupun panjang.
"Kami berharap hasil review ini mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi saat ini, sekaligus memberikan rekomendasi yang realistis, implementatif, memiliki kepastian hukum, serta menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan, program, maupun kerja sama dengan berbagai pihak," ujar Elcardobes Sapakoly.

Sementara itu, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum Dr. Yohana Paliling yang membacakan sambutan Bupati Mimika sekaligus membuka kegiatan dengan pemukulan tifa menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Bandung dan seluruh pihak yang telah mendukung penyusunan kajian tersebut.
Dalam sambutan Bupati disebutkan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan tailing PT Freeport Indonesia merupakan isu strategis yang tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis, tetapi juga menyangkut arah pembangunan daerah, tata ruang, infrastruktur, lingkungan, ekonomi, kelembagaan, serta kepastian regulasi di Kabupaten Mimika.
"Kajian ini diharapkan tidak hanya menghasilkan dokumen laporan, tetapi juga memberikan arah kebijakan yang jelas, realistis, dan dapat dilaksanakan oleh pemerintah daerah bersama para pemangku kepentingan," kata Yohana saat membacakan sambutan Bupati.
Pemerintah Kabupaten Mimika juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah mengikuti proses pembahasan secara serius dan memberikan masukan yang terukur agar hasil kajian tidak berhenti sebagai dokumen akademik, melainkan menjadi dasar penyusunan regulasi, program pembangunan, serta langkah konkret dalam pemanfaatan tailing yang tetap memperhatikan aspek lingkungan, sosial, hukum, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Mimika.(Sandra)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....