Koops Habema dan Warga Ugimba Bersama Membuka Jalan Perubahan.

  • 19 Sep 2026 18:29 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Mimika - Keindahan alam Papua yang dipenuhi pegunungan, lembah, dan hutan yang masih terjaga, menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di wilayah pedalaman. Namun, di balik kondisi alam tersebut, masih terdapat tantangan dalam menghadirkan pelayanan pemerintahan, keamanan, dan pembangunan bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.Sabtu 19 September 2026.

Akses menuju Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, masih menjadi tantangan tersendiri. Perjalanan dari Timika dilanjutkan menuju Bilorai di Distrik Sugapa sebelum kemudian menembus medan berat dan cuaca ekstrem menuju Ugimba. Selama sekitar 15 tahun, wilayah tersebut mengalami keterbatasan akses dan pelayanan pemerintahan. Saat ini Ugimba masih lebih banyak dijangkau melalui jalur udara, sedangkan melalui jalur darat harus menempuh perjalanan sekitar 70 kilometer menuju distrik terdekat.

Momentum kehadiran pemerintah kembali terlihat ketika Panglima Komando Operasi TNI Habema Brigjen TNI Riyanto, S.I.P., M.M., M.T., bersama Bupati Intan Jaya Aner Maisini tiba di Ugimba, Kamis, 18 September 2026. Kedatangan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bertemu langsung dengan pemerintah di tengah kondisi wilayah yang selama ini relatif terisolasi.

Rombongan Pangkoops TNI Habema dan Bupati Intan Jaya kemudian disambut Kepala Distrik Ugimba Penias Kogoya bersama masyarakat. Pertemuan tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai harapan sekaligus mendengarkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan pelayanan di wilayah mereka.

Melalui pertemuan itu, TNI dan pemerintah membuka ruang diskusi dengan masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akibat sulitnya kondisi geografis, cuaca ekstrem, serta persoalan keamanan. Aspirasi warga disampaikan secara langsung sebagai bagian dari upaya membangun kembali komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.

Bupati Intan Jaya Aner Maisini mengatakan pembangunan membutuhkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta generasi muda berkomitmen membangun kembali hubungan dengan masyarakat melalui pelayanan dan kebersamaan.

"Pembangunan tidak dapat berjalan tanpa adanya rasa aman dan kepercayaan dari masyarakat. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta generasi muda berkomitmen untuk membangun kembali hubungan yang kuat dengan masyarakat melalui pendekatan pelayanan dan kebersamaan," kata Aner Maisini.

Ia juga menegaskan kehadiran negara harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan hanya pembangunan fisik. Perhatian terhadap kehidupan masyarakat, pendidikan anak-anak, serta pemenuhan kebutuhan dasar dinilai menjadi bagian penting dalam proses pembangunan di Ugimba.

Suasana haru terlihat saat para pemimpin dan masyarakat duduk bersama dalam dialog terbuka. Para tetua adat, kepala distrik, tokoh agama, pemuda, mama-mama, hingga anak-anak turut menyampaikan cerita dan harapan mengenai masa depan Ugimba.

Dalam dialog tersebut, Brigjen TNI Riyanto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga perdamaian dan membangun kehidupan yang lebih baik. Ia juga berharap pihak-pihak yang masih berada di gunung dan hutan dapat kembali bersama masyarakat untuk membangun kampung halaman.

Kisah panjang tentang keterisolasian Ugimba turut disampaikan salah seorang warga bernama Tius. Menurutnya, sebelumnya wilayah tersebut belum banyak mendapatkan kehadiran unsur pemerintahan dan pernah menjadi basis kelompok bersenjata OPM pimpinan Sabinus Waker.

Melalui warga Ugimba, Sabinus Waker turut menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian terhadap masyarakat. "Kami membutuhkan perhatian pemerintah dengan bantuan beras, sembako, bantuan desa, karena kita membutuhkan pembangunan. Kita juga bagian dari pemerintahan. Yang terakhir, kami mengucap syukur Bapak Bupati dan TNI dapat hadir di sini," ujarnya.

Keterbatasan akses pembangunan dan pelayanan publik yang selama ini dirasakan masyarakat perlahan mulai diikuti dengan tumbuhnya harapan baru. Hal tersebut terlihat dari sambutan warga yang memberikan hasil bumi berupa sayur dan ubi kepada rombongan sebagai simbol persaudaraan, penghormatan, serta keinginan membangun hubungan yang lebih baik.

Semangat anak-anak Ugimba juga menjadi gambaran harapan masyarakat terhadap masa depan. Mereka menyampaikan keinginan untuk kembali bersekolah dan mengejar cita-cita, mulai dari menjadi prajurit penjaga bangsa hingga mengabdi kepada masyarakat melalui pendidikan dan bidang keagamaan.

Upaya membangun fasilitas bagi masyarakat turut dilakukan melalui kegiatan gotong royong antara prajurit dan warga. Mereka bersama-sama mengangkat material pembangunan jembatan sebagai bentuk kebersamaan dalam mendukung kemajuan wilayah.

Jembatan Merah Putih menjadi salah satu simbol perubahan yang mulai dirasakan masyarakat Ugimba. Selain menghubungkan antarwilayah, keberadaan jembatan tersebut diharapkan dapat membuka akses menuju pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas ekonomi, serta mempererat hubungan antarwarga.

Rangkaian kegiatan di Ugimba kemudian diakhiri dengan penyerahan bantuan sembako dan kebutuhan pokok kepada masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik di wilayah pedalaman.

Di tengah udara pegunungan Ugimba, kehadiran pemerintah dan TNI membawa pesan mengenai pentingnya membangun Papua melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat. Kehadiran tersebut tidak hanya berkaitan dengan menghadapi medan yang sulit, tetapi juga mendengar aspirasi dan membangun kebersamaan.

Dari lembah Ugimba, masyarakat kembali menaruh harapan terhadap masa depan yang lebih baik. Kehadiran pemerintah dan aparat keamanan diharapkan menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk membuka akses pelayanan, memperkuat kepercayaan, serta mendorong terciptanya Papua yang lebih damai, maju, dan sejahtera.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....