Vandalisme Coretan Dinding di Mimika Jadi Perhatian Satpol PP

  • 08 Sep 2026 20:13 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID,Mimika - Vandalisme berupa aksi mencoret-coret dan merusak fasilitas umum menjadi salah satu perhatian Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kabupaten Mimika.

Aksi tersebut dinilai tidak hanya mengganggu keindahan kota, tetapi juga merusak fasilitas umum maupun bangunan yang sebelumnya telah ditata dan dirawat dengan baik.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Mimika, Yulius Koga, mengatakan pihaknya hingga kini belum menemukan pelaku vandalisme yang melakukan aksi coret-coret di sejumlah fasilitas umum.

Menurutnya, aksi tersebut umumnya dilakukan pada malam hari ketika kondisi jalanan sedang sepi, sehingga menyulitkan petugas untuk menemukan pelaku saat melakukan patroli.

"Untuk saat ini kami belum mendapatkan pelaku tersebut karena mereka melakukannya saat malam hari, saat jalanan sunyi. Saat kita patroli, tidak dapat," ujar Yulius Koga.

Ia mengatakan, kegiatan menggambar atau membuat karya seni pada tempat yang diperbolehkan dapat menjadi sesuatu yang positif dan memperindah lingkungan.

Namun, coretan sembarangan pada tembok maupun fasilitas umum justru dinilai sebagai tindakan yang merusak keindahan kota.

"Sebenarnya coret bisa saja yang berbaur dengan karya seni agar kita lihat juga bagus. Kalau cuma coret-coret sembarangan, itu namanya merusak keindahan yang sudah ada dan merusak fasilitas yang seharusnya bisa dijaga dengan baik," katanya.

Sementara itu, salah seorang warga, Yansen, yang sedang duduk di halte depan SMP Negeri 2 Mimika, mengaku prihatin melihat banyaknya coretan pada sejumlah fasilitas umum di dalam kota.

Ia menyebut, coretan terlihat pada tembok pagar SMP Negeri 2, tembok pagar Gedung Eme Neme Yauware, tembok pagar Gedung Perpustakaan, hingga sejumlah tembok di sepanjang jalan.

Menurut Yansen, coretan yang tidak jelas tersebut mengurangi keindahan lingkungan dan membuat fasilitas yang sebelumnya telah ditata dengan baik menjadi terlihat kurang terawat.

"Coret-coretan di tembok pagar SMP 2, di tembok pagar Gedung Eme Neme, di tembok pagar Gedung Perpustakaan, serta di tembok-tembok di depan jalan yang sering kita lihat banyak coret-coretan tidak jelas, itu tidak bagus untuk dilihat dan merusak keindahan pemandangan," ungkapnya.

Yansen menambahkan, kondisi tersebut sangat disayangkan karena pihak sekolah maupun pemerintah telah berupaya membuat dan merawat fasilitas agar terlihat bersih dan nyaman.

"Di SMP Negeri 2 ini pihak sekolah sudah buat bagus, sudah cat temboknya, sudah bagus. Malah ini kita lihat sudah banyak coret-coret dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah lebih tegas dengan membuat aturan maupun sanksi bagi masyarakat, khususnya anak-anak yang melakukan aksi coret-coret sembarangan pada fasilitas umum.

Yansen juga meminta pemerintah memberikan perhatian terhadap persoalan vandalisme agar kebersihan dan keindahan Kabupaten Mimika tetap terjaga.

"Harapannya semoga pemerintah membuat aturan dalam kota, harus ada undang-undang dan harus ada sanksi untuk anak-anak yang suka coret-coret dinding. Pemerintah juga harus melihat ini agar Mimika bisa menjadi lebih bagus dan enak dilihat," pungkasnya.(Sandra)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....